Berita Kendal

DLH Kendal Keluhkan Minimnya Armada dan Tenaga Kebersihan yang Memadai

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal kelimpungan mengatasi persoalan sampah di 20 kecamatan yang ada.

Penulis: Saiful Masum | Editor: muh radlis
IST
Warga Tanjungmojo, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal memindahkan sampah dari truk ke bak penampungan sampah, Minggu (9/1/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal kelimpungan mengatasi persoalan sampah di 20 kecamatan yang ada.


Saat ini, produksi sampah dari masyarakat Kendal mencapai 100 ton per hari.


Meski terjadi penurunan sekitar 3 ton per harinya pada 2021 lalu, belum cukup menyelesaikan permasalahan sampah di Kabupaten Kendal.


Bahkan, Pemerintah Kabupaten Kendal saat ini hanya mengandalkan satu tempat pemrosesan akhir (TPA) baru Darupono, Kaliwungu Selatan yang diperkirakan bisa menampung 200 ribu ton atau 600 ribu kubik.


Sementara dua TPA lain, yakni TPA Darupono lama dan TPA Pagergunung, Kecamatan Pageruyung sudah ditutup karena over kapasitas.


Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kendal, Iwan Muhtadi menegaskan, persoalan sampah harus bisa ditangani dari hulu hingga ke hilirnya.


Sehingga produksi sampah bisa ditekan lebih maksimal, utamanya sampah plastik yang tidak bisa terurai.


Iwan menjelaskan, tingginya produksi sampah di Kabupaten Kendal menjadi pekerjaan berat bagi DLH dengan sumber daya manusia (SDM) dan armada terbatas.


Katanya, DLH hanya memiliki 240 orang tenaga kebersihan dengan 13 armada pengangkut sampah.


Mereka harus menyisir 20 kecamatan yang ada untuk mengambil sampah-sampah dibawa ke TPA.


Tujuannya agar sampah dari masyarakat tidak dibuang di sembarang tempat, apalagi di sungai.


"Keterbatasan tenaga dan armada ini menyulitkan kami.

Mereka paling hanya bisa muter 3-4 kali saja, enggak bisa menjangkau semua," terangnya, Minggu (9/1/2022).


Keterbatasan tenaga dan armada ini membuat DLH tak punya waktu memilah sampah sesuai jenisnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved