Berita Semarang
Cuaca Buruk di Semarang dalam Sepekan, 26 Rumah Warga Rusak
Cuaca Buruk di Semarang dalam Sepekan, 26 Rumah Warga Rusak, begini kata bpbd kota semarang. banjir, longsor, puting beliung
Penulis: iwan Arifianto | Editor: yayan isro roziki
Kemudian rumah milik Dalhar Mudakir (58) di Jalan Abu Bakar Tambakaji, Ngaliyan, pohon tumbang menimpa rumah bagian ruang tengah dan kamar tidur, Rabu (19/1/2022) pukul 16.30.
Sedangkan, pohon tumbang juga terjadi di sejumlah ruas jalan antara lain di Jalan Sompok Baru, Jalan Kokrosono, Jalan Sekayu, Jalan Kaligarang, Kelurahan Tambak Aji RT 12/RW 12, Jalan Kalibanteng yang menuju arah Bandara Ahmad Yani.
Kemudian Jalan Kranggan, Jalan Sawojajar 1 RW 2 Krobokan, Jalan Ahmad Yani, Jalan Citandui Selatan, Jalan Abimanyu, Pasar Dargo, Jalan Genuksari RT 4 RW 10, Jalan Imam Barjo, dan Jalan Gajah Timur Dalam V.
"Para korban sudah kami datangi dan kami beri bantuan. Kami juga dalam menangani kejadian bencana tersebut telah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Disperkim, Dinsos, PMI, relawan dan lainnya," ujarnya.
Terpisah, Lurah Tandang Ony Gunarti mengatakan, sepekan ini di sudah ada tiga bencana di wilayahnya berupa tanah longsor dan banjir.
Tandang memang dikenal sebagai pemukiman yang rawan bencana seperti banjir dan longsor.
"Iya sepekan ini curah hujan tinggi, ada longsor dan banjir. Yang longsor satu warga kami meninggal dunia," terangnya.
Ia mengaku, selalu memerintahkan perangkat RT dan RW agar mengimbau waeganya untuk waspada ketika terjadi cuaca buruk.
"Kami selalu stand by ketika cuaca buruk. Ketika terjadi bencana langsung kami laporkan ke pihak terkait," tandasnya. (Iwn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/rumah-rusak-tertimpa-pohon-tumbang.jpg)