Berita Kajen
Video Pipa Air Pelanggan PDAM Kajen Rusak Gara-gara Longsor
Sejumlah infrastruktur Perumda Air Minum Tirta Kajen atau PDAM Kabupaten Pekalongan seperti jaringan transmisi rusak.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: restu dwi r
TRIBUN-PANTURA.COM, KAJEN - Berikut video Pipa Air Pelanggan PDAM Kajen Rusak Gara-gara Longsor
Sejumlah infrastruktur Perumda Air Minum Tirta Kajen atau PDAM Kabupaten Pekalongan seperti jaringan transmisi dan peralatan untuk menyalurkan air ke daerah-daerah mengalami kerusakan.
Hal ini terjadi, lantaran peralatan itu terkena material banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pekalongan beberapa waktu lalu. Dengan adanya kerusakan tersebut, PDAM telah berusaha semaksimal mungkin untuk menanganinya.
Direktur Perumda Tirta Air Minum Kajen, Nur Wachid menjelaskan, infrastruktur yang terimbas tanah longsor maupun banjir berada di Kecamatan Doro, tepatnya di daerah sumber dan pusat transmisi. Bukan hanya kerusakan, namun sejumlah peralatannya hancur sehingga tidak bisa dunfungsikan sama sekali dan harus diganti dengan yang baru.
"Sejumlah jaringan air PDAM Kabupaten Pekalongan ikut dihajar longsor. Akibatnya, distribusi air bersih ke ribuan pelanggan terganggu. Kerusakan yang terkena longsoran adalah di wilayah Kecamatan Doro, dari sumber sampai jaringan transmisi."
"Mengingat sering turun hujan deras, kami segera melakukan pengecekan di beberapa titik yang terdapat infrastuktur PDAM," kata Direktur Perumda Tirta Air Minum Kajen, Nur Wachid, Minggu (30/1/2022).
Infrastruktur yang rusak di antaranya adalah broncap atau sistem instalasi pengolahan air. Kondisinya hancur lebur, lalu beberapa jaringan transmisi juga hilang tersapu longsor. Hal itu menyebabkan aliran air ke pelanggan, terutama di wilayah Doro, Kedungwuni, dan Limbangan menjadi terganggu.
"Makanya setelah kejadian, kami langsung mencari solusi dengan mengambil dari sumber air yang terdekat dan infrastruktur. Utamanya terkait suplai air minum, jika masih memungkinkan dilakukan secepatnya diupayakan."
"Kita belum bisa memastikan, kapan gangguan suplai air ke sejumlah daerah bisa dilakukan kembali. Namun, kami tetap berupaya untuk secepatnya melakukan perbaikan," imbuhnya.
Pihaknya juga menjelaskan, akibat tanah longsor tersebut juga berdampak pada proses produksi Instalasi pengolah Air (IPA) Petanglong PDAB. Air baku yang masuk tingkat kekeruhannya sangat tinggi dan tidak mampu untuk diolah sehingga untuk sementara dinonaktifkan.
"Daerah yang mengalami gangguan yang terkena dampak atas suplai PDAB meliputi Kedungwuni, Karangdadap. Total pelanggannya ada sekitar 4.000 pelanggan. Tapi, itu tidak semuanya mati total tidak, hanya mungkin ada beberapa yang mengalir ada yang tidak," jelasnya.
Nur Wachid menambahkan, upaya rekonstruksi infrastruktur yang rusak akan segera dilakukan oleh PDAM. Namun, karena saat itu kondisi cuaca kurang memungkinkan, sehingga pihaknya belum bisa memastikan distribusi air kembali normal dan lancar. Akan tetapi, begitu cuaca sudah membaik perbaikan segera dilakukan.
"Atas nama manajemen, kami meminta maaf atas terganggunya distribusi air ke pelanggan. Saat ini, kami telah melakukan mapping dan inventarisasi titik-titik infrastruktur yang mengalami kerusakan."
"Sehingga harapannya, begitu cuaca lebih membaik maka upaya rekonstruksi itu akan segera dilakukan agar aliran air ke pelanggan kembali normal," tambahnya. (Dro)
TONTON TERUS VIDEO POPULER LAINYYA :