PSIS Semarang

Jelang Duel dengan Persib, PSIS Semarang: Jumlah Pemain yang Positif Covid-19 Sudah Berkurang

Jelang laga menghadapi Persib Bandung pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, PSIS Semarang mengumumkan angka kasus positif covid-19 sudah turun

PSIS Semarang
Pemain muda PSIS Semarang Adhitya Jorry Guruh menjalani debutnya bersama PSIS musim ini saat menghadapi Barito Putera pada laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Kamis (10/2/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Jelang laga menghadapi Persib Bandung pada lanjutan kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, PSIS Semarang mengumumkan angka kasus positif covid-19 sudah mengalami penurunan.

Hal tersebut diungkapkan CEO PSIS Semarang kepada awak media, Senin (14/2/2022). Menurut dia, kini hanya ada 12 orang yang positif dalam tim.

10 adalah pemain dan dua lainnya adalah official tim.

Angka kasus positif covid-19 tersebut menurut Yoyok menjadi kabar baik buat tim bukan hanya jelang menghadapi Persib, namun juga di pertandingan-pertandingan sisa di BRI Liga 1 musim ini.

Baca juga: Jalan di Desa Dermasuci Tegal Tertimpa Longsor dan Ambles, Warga Jalan Kaki Agar Bisa Melintas

Baca juga: Dapat Surat Penggeledahan Rumah, DP Kaget Suami dan Adik Ipar Ditangkap dengan Dugaan Teroris

Tim Mahesa Jenar masih menyisakan 10 pertandingan untuk kompetisi musim ini.

"Per hari ini tanggal 14 Februari saya update bahwa pemain dan official PSIS yang masih menjalani isoman itu jumlahnya 12. Yang terdiri 10 pemain dan 2 official. Yang bisa kita syukuri adalah progres membaik, walaupun masih positif tapi CT value nya sudah membaik," kata Yoyok.

"Harapan kita minggu depan PSIS sudah bisa full team dengan catatan tidak ada yang positif lagi yang baru," ucapnya.

Jelang hadapi Tim Maung Bandung, beberapa pemain yang hasil swabnya sudah kembali negatif di antaranya Komarodin, Septian David Maulana, dan Wallace Costa Alves.

"Mereka-mereka itu terpapar di gelombang pertama dan kedua, yang terakhir ini ada beberapa yang masih isolasi mandiri," jelas Yoyok.

Terkait langkah antisipasi untuk melindungi para pemain dari covid-19, manajemen PSIS memutuskan menyewa satu hotel di Bali dengan aturan satu kamar satu pemain.

Adapun pemain yang menjalani isolasi mandiri, pihak manajemen PSIS menyewakan villa di Balim

"PSIS sudah lakukan antisipasi, di antaranya mengambil kebijakan satu pemain satu kamar. Atau satu official satu kamar. Jadi dalam satu hotel kita booking semuanya, tidak ada yang boleh keluar masuk. Makan juga bergantian sesuai protokol. Ini kita lakukan sebenarnya sudah tiga minggu. Alhamdulillah kasusnya sudah menurun," ungkapnya.

Baca juga: Jalan di Desa Dermasuci Tegal Tertimpa Longsor dan Ambles, Warga Jalan Kaki Agar Bisa Melintas

Baca juga: Tenggak Miras Oplosan dan Obat Batuk, Dua Remaja Asal Pecangaan Jepara Tewas

Selain itu, PSIS juga mulai mendatangkan sejumlah pemain muda dari PSIS U-18 dan U-20 untuk disiapkan sebagai back up tim jika sewaktu-waktu badai covid-19 kembali menghantam PSIS.

"Apabila pandemi kembali naik kami sudah punya cadangan untuk disiapkan. Di Liga 1 ada regulasi terkait kasus covid-19,  bisa mendaftarkan pemain yang sudah terdaftar di U-18 atau U-20 musim lalu. PSIS punya stok cukup banyak," kata Yoyok. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved