PSIS Semarang
Pelatih PSIS Dragan Djukanovic Pernah Main di Liga Jepang, Begini Wejangannya kepada Pratama Arhan
Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic rupanya pernah mencicipi kompetisi Liga Jepang semasa aktif sebagai pesepakbola.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Moch Anhar
TRIBUNPANTURA.COM, JIMBARAN - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic rupanya pernah mencicipi kompetisi Liga Jepang semasa aktif sebagai pesepakbola.
Dragan memperkuat klub Avispa Fukuoka tahun 1998/1999.
Dragan menyambut hangat satu anak asuhnya di PSIS, Pratama Arhan yang akan melanjutkan karir sepakbolanya di Liga Jepang bersama tim J.League 2, Tokyo Verdy.
Baca juga: Jelang ke Jepang, Wonderkid PSIS Pratama Arhan Akan Lakoni Partai Perpisahan Vs Bali United
Baca juga: Pedagang Johar Masih Pecah Suara tentang Penataan Lapak, Ini Alasannya
Baca juga: Pratama Arhan Ke Tokyo Verdy, Wali Kota Hendi: Turut Mengangkat Nama Semarang
Menurut pelatih berpaspor Montenegro tersebut, langkah Arhan berkarir di Liga Jepang sudah tepat karena kompetisi di sana jauh lebih bagus dari kompetisi di Indonesia.
"Tentu saja itu bagus buat Arhan, karena kompetisi di sana lebih baik, dia punya kesempatan untuk lebih berkembang. Saya harap dia sukses, karena Arhan sangat bagus permainannya, dan pemain yang pintar," ungkap Dragan usai memimpin latihan PSIS di Lapangan Yoga Perkanthi, Jimbaran, Badung, Kamis (17/2/2022) petang.
Dragan berharap Arhan mampu cepat beradaptasi. Dia mengatakan menjadi warga negara asing di negara orang tidak mudah. Apalagi berstatus pemain asing di sana.
Menurut dia, tak hanya mental yang bagus tapi juga dalam pertandingan harus menyiapkan fisik yang sangat prima.
"Saya harap dia bisa cepat beradaptasi. Saya tahu kompetisi Liga Jepang karena saya pernah bermain di sana," kata Dragan.
"Kompetisinya sangat sulit bagi orang asing, pemain harus menyiapkan fisik 100 persen. Dan taktik yang berbeda dan berada di level tertinggi.
Jadi saya harap Arhan berkembang di sana dan berharap sukses di sana," jelas mantan pelatih Borneo FC tersebut.
Dragan menambahkam, perbedaan kualitas sepakbola di sana jauh berbeda dengan di sana. Di Jepang, pihak federasi memikirkan banyak aspek.
"Perbedaanya besar, karena Jepang lebih profesional dan mereka memikirkan banyak sisi di sana. Organisasi federasi mereka bagus, kondisi lapangan latihan sangat bagus, semua tim punya perlengkapan latihan yang bagus. Bahkan punya lima sampai enam lapangan latihan. Untuk pemain muda sangat bagus," tandasnya.
Baca juga: Terima kunjungan KNKT, BLU Pastikan Armada Bus Trans Semarang Layak Jalan
Baca juga: Pratama Arhan Gabung Klub Jepang Tokyo Verdy, Ibunya Sampai Menangis Haru
Adapun saat ini, Pratama Arhan masih bergabung dengan PSIS Semarang di Bali. Kemungkinan besar pemain berusia 20 tahun tersebut masih akan menjalani laga perpisahan dengan PSIS saat melakoni laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 kontra Bali United, 20 Februari mendatang. (*)