Berita Jateng

Jalur Alternatif Via Gunungpati Semarang Jadi Pilihan Pemudik, Pemudik: Jalur Antimacet

Jalur alternatif Kendal - Semarang - Temanggung via Gunungpati jadi favorit para pemudik.

Penulis: budi susanto | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Budi Susanto
Sejumlah pengguna jalan melintas di jalur alternatif Kendal-Temanggung-Semarang via Gunungpati, Sabtu (30/4/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Jalur alternatif Kendal - Semarang - Temanggung via Gunungpati jadi favorit para pemudik.

Hijaunya perbukitan, indahnya pemandangan Gunung Ungaran, serta banyaknya penjual durian, akan ditemui para pemudik di jalur tersebut.

Meski demikian, para pemudik harus melintasi jalur dengan banyak tikungan dan turunan jika memilih jalur alternatif tersebut.

Mayoritas pemudik yang melintas di jalur alternatif Kendal - Semarang - Temanggung, adalah pemudik yang menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi.

Terkait kondisi jalan, jalur alternatif via Gunungpati mayoritas jalan aspal dan minim jalan berlubang.

SPBU serta rest area juga mudah ditemui oleh para pemudik yang melintas di jalur alternatif itu.

Menurut Arief Lukmono (35) pemudik asal Boyolali, jalur alternatif via Gunungpati jadi jalur favorit untuk pulang ke kampung halaman.

"Yang jelas anti macet, beberapa kali kalau saya pulang dari Cikarang ke Boyolali melintasi jalan ini," katanya, Sabtu (30/4/2022).

Menggunakan sepeda motor, Arief bersam empat rekannya berangkat dari Cikarang Jumat (29/4) malam.

"Sampai di Pemalang saya ambil jalur alternatif menuju Pekalongan dan Batang, setelah itu saya lanjutkan ke Sukorejo dan melintasi jalur ini, nanti sampai Ungaran kami kembali menggunakan jalur nasional," paparnya.

Tak hanya Arief, Fitri Rahmawati (50) bersama keluarganya juga memilih jalur alternatif via Gunungpati, untuk menuju ke Salatiga.

"Kalau lewat kota atau jalur utama pastinya macet parah, dari malam hari saja yang dari Tol Cikampek sudah macet pastinya di jalur utama lebih parah. Maka dari itu kami sekeluarga pilih jalur ini," jelas Fitri pemudik yang menempuh perjalanan dari Bekasi menggunakan mobil.

Meski jadi pilihan para pemudik, para pengguna jalan yang melintas di jalur alternatif via Gunungpati wajib waspada.

Hal itu lantaran minimnya penerangan di jalan tersebut, dan acapkali diguyur hujan.

Terpisah Kepala Dishub Provinsi Jaten, Henggar Budi Anggoro, beberapa waktu lalu menjelaskan, rambu-rambu jalan sudah terpasang secara baik untuk membantu para pemudik yang hendak melintas di jalur alternatif.

"Jalur alternatif bisa jadi pilihan untuk para pemudik, dan biasanya pemudik memilih jalur alternatif karena banyak destinasi wisata atau penjual oleh-oleh," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved