Berita Kendal

BPJamsostek Targetkan 50 % Pekerja Informal Kendal Terlindungi Jaminan Sosial pada 2022 Ini

Sebanyak 38,62 persen atau 140.959 orang dari total 364.954 pekerja di Kabupaten Kendal kini sudah terlindungi jaminan sosialnya.

Penulis: Saiful Masum | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Saiful Masum
Dua warga Kendal mendapatkan klaim dari BPJamsostek hingga ratusan juta rupiah, Minggu (29/5/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Sebanyak 38,62 persen atau 140.959 orang dari total 364.954 pekerja di Kabupaten Kendal kini sudah terlindungi jaminan sosialnya.

BPJamsostek masih memiliki pekerjaan untuk merangkul 223.977 pekerja di berbagai sektor.

Utamanya menyasar warga berpenghasilan (pekerja) informal yang tidak menerima upah.

Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Semarang Pemuda Multanti mengatakan, di sektor pekerja informal, pihaknya menarget 50 persennya memiliki jaminan sosial pada 2022.

Karena, saat ini baru 8,72 persen atau 14.008 pekerja bukan penerima upah yang sudah terlindungi.

Sementara 146.568 pekerja atau 91,27 persen dari total 160.594 pekerja informal belum masuk dalam daftar penerima jaminan sosial.

Meski demikian, Multanti menegaskan, capaian di bidang pekerja formal atau penerima upah cukup membanggakan.

Dari total 164.993 pekerja, sudah terlindungi 58,18 persen atau 95.994 orang, sisanya 68.999 pekerja dalam proses.

"Data yang ada, total pekerja di Kendal yang masuk jangkauan ada 364.954 orang. Sudah terlindungi 140.959 orang atau 38,62 persen, belum terlindungi 223.977 orang atau 61,37 persen," terangnya, Minggu (29/5/2022).

Selain itu, lanjut Multanti, 5.503 pekerja migran asal Kendal sudah terlindungi jaminan sosialnya 100 persen.

Serta 25.454 orang atau 75,17 persen dari total 33.864 pekerja bidang jasa konstruksi sudah terlindungi.

Dia menyatakan, kesejahteraan buruh atau pekerja tergantung pada beberapa faktor, di antaranya adalah upah dan jaminan sosial.

Pihaknya sedang fokus merangkul para pekerja informal agar jaminan sosialnya terlindungi.

Mulai dari nelayan, petani, pedagang warungan, pedagang pasar, asisten rumah tangga (ART), dan beberapa pekerja lainnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved