Berita Batang

820 Hewan Ternak di Batang Terjangkit PMK, Ini yang Dilakukan Pemkab

Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi di Kabupaten Batang terus bertambah.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TribunPantura.com/Dina Indriani
Petugas Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan Kabupaten Batang melakukan pemeriksaan sapi terindikasi PMK, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPANTURA.COM, BATANG - Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi di Kabupaten Batang terus bertambah.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Batang, Windu Suriadji menyatakan hingga saat ini sudah ada 820 hewan ternak yang terjangkit PMK.

Penambahan hewan ternak positif PMK per hari antara 19 hingga 20 ekor.

"Untuk kasus positif terbanyak di daerah padat ternak mulai dari Kecamatan Bawang, Kecamatan Tersono, Kecamatan Reban dan Kecamatan Blado," tuturnya, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Kurir Sabu di Jepara Dibekuk Polisi, Sekali Antar Paket Dapat Upah Rp 30 Ribu

Lebih lanjut, sebagai salah satu upaya pencegahan agar todak semakin meluas, Pemkab Batang terus menggalakan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk hewan ternak, khususnya sapi dan kambing.

Vaksinasi pun telah menyasar ke desa-desa yang belum terjangkit PMK, khususnya untuk para peternak rakyat.

Hingga saat ini total ada 1.032 sapi yang sudah menjalani vaksinasi.

Baca juga: Zainudin Minta Penegak Hukum Ungkap Aktor Intelektual Kasus Tagihan Fiktif Pelabuhan PLTU Batang

"Kami mendapat jatah 3 ribu vaksin dari pemerintah provinsi, tapi baru 1.032 yang kami gunakan hingga semalam," imbuhnya.

Meski demikian, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Syam Manohara yakin kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Batang mencukupi.

Keyakinan itu karena populasi ternak di Kabupaten Batang mencapai 23 ribu ekor.

Baca juga: Wali Kota Semarang Ubah Nama Sebagian Jalan Agus Salim Menjadi Ki Narto Sabdo, Ini Alasannya

Sementara untuk kebutuhan hewan kurban di Batang diperkirakan antara 1.000 hingga 1.500 ekor.

"Untu para peternak, kami mengimbau untuk terus menjaga ternaknya, rutin memberikan vitamin dan menjaga kebersihan kandangnya," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved