Berita Batang

Penandatanganan Raperda APBD 2021, DPRD dan Pj Bupati Batang Tetapkan Silpa Rp 207 Miliar

Lani Dwi Rejeki menandatangani persetujuan bersama dengan DPRD Kabupaten Batang dalam paripurna yang di gelar di gedung rapat paripurna DPRD setempat.

Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Pj Bupati Batang Batang Lani Dwi Rejeki menyerahkan persetujuan bersama Bupati dan DPRD Kabupaten Batang dalam paripuran yang digelar di Gedung Rapat Laripurna DPRD setempat, Senin (4/7/2022). 

TRIBUNPAANTURA.COM, BATANG - Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menandatangani persetujuan bersama dengan DPRD Kabupaten Batang dalam paripurna yang di gelar di gedung rapat paripurna DPRD setempat, Senin (4/7/2022).

Persetujuan bersama itu terkait rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021 yang dipimpin oleh Wakil ketua DPRD Batang Nur Untung Slamet. 

"Sebelumnya Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021 di audit LKPD oleh BPK Perwakilan Jateng. Alhamsulilah kita meraih opini wajar tanpa pengalecualian (WTP)," tutur Lani Dwi Rejeki, dalam keterangan rilis.

Baca juga: Ini Tiga Tempat Wisata Terhits di Pekalongan yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Sekolah

Lebih lanjut, Prestasi WTP itu menjadi tahun keenam secara berturut-turutturut, ia pun berharap capaian WTP bisa berlanjut di tahun-tahun yang akan datang. 

"Evaluasi kita akan menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, saya juga sudah meminta kepada OPD terkait untuk segera menindaklanjutinya," ujarnya.

Tidak hanya itu, Pj Bupati juga meminta agar tidak terulang lagi rekomendasi atupun temuan yang muncul.

Baca juga: Masih Ada 6 Ribuan Rumah Tak Layak Huni di Kota Semarang, Ini yang Dilakukan Pemkot

"Saran dari DPRD Batang itu hampir sama, agar hal-hal administrasi maupun teknis agar tidak terulang lagi. Alhmadulilah dari tahun ketahun temuanya semakin berkurang," imbuhnya.

Dalam sidang paripurna itu, Pj Bupati Lani Dwi Rejeki menyebutkan Raperda  tentang Pertangungjawaban Pelaksanaan APBD 2021 telah menetapkan selisih lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) menjadi saldo awal Tahun Anggaran 2022 adalah sebesar Rp 207.392.784.038,77.

Baca juga: Didukung Ganjar, Siswi SMK Pekalongan Siap Tantang Wali Kota Aaf

"Angka ini selanjutnya akan menjadi salah satu pertimbangan dalam menyusun Perubahan APBD anggaran 2022 di samping laporan realisasi semester pertama APBD Anggaran 2022 dan Prognosis enam bulan berikutnya," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved