Berita Kendal

Banyak Pengusaha Nakal, Tim Gabungan Kendal Bakal Intensifkan Penertiban Reklame Tak Berpajak

Kabid Penagihan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kendal, Mahmud Eko mengatakan, di Kendal masih banyak pengusaha nakal tak mau bayar pajak.

Penulis: Saiful Masum | Editor: m zaenal arifin
Istimewa
Ilustrasi - Petugas Satpol PP melakukan penertiban spanduk dan reklame liar. 

TRIBUNPANTURA.COM, KENDAL - Tim gabungan yang terdiri dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Satpol PP dan Damkar, Dinas Perhubungan, Polres, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Bagian Hukum Kabupaten Kendal bakal menggencarkan razia reklame tak berijin.

Utamanya reklame yang terpasang di pinggir-pinggir jalan kampung-kampung jauh dari keramaian. 

Kabid Penagihan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kendal, Mahmud Eko mengatakan, di Kendal masih banyak pengusaha nakal tak mau bayar pajak reklame.

Baca juga: Nama Calon Peserta Didik Baru Mendadak Hilang dari PPDB, Orang Tua Langsung Ngadu ke Ganjar

Padahal, setiap reklame yang terpasang di sepanjang jalan harus wajib bayar pajak kepada daerah setempat, meskipun ada juga beberapa pengusaha yang taat bayar pajak. 

"Letak reklame banyak juga terpasang tidak di pinggir jalan utama. Semua kami pantau," terangnya, Kamis (7/7/2022).

Dengan razia itu, diharapkan bisa meningkatkan pendapatan pajak daerah Kabupaten Kendal. 

Baca juga: Stok Hewan Kurban di Jateng Surplus, Ini Rinciannya

Petugas akan menempelkan spanduk tanda belum bayar pajak agar lebih tertib lagi ke depannya. 

"Jika sudah diberikan peringatan tetap tidak menghubungi Bapenda Kendal untuk membayar, maka reklame akan kami copot paksa," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved