Senin, 25 Mei 2026

Berita Jateng

Soal Radikalisme, Mantan Napi Terorisme Abu Tholut : Sudah Menurun

Eks napi terorisme (napiter) Abu Tholut menilai paham radikal di Indonesia akhir-akhir ini sudah menurun.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
Abu Tholut 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS – Eks napi terorisme (napiter) Abu Tholut menilai paham radikal di Indonesia akhir-akhir ini sudah menurun.

Hal itu dipengaruhi oleh berbagai sebab,mulai dari kesadaran masyarakat sampai peran penting tokoh agama.

“Pandangan saya, paham radikal ini sudah banyak menurun seperti ISIS sudah tidak banyak menyolok.

Kasusnya reda, banyak penurunan saya kira ini unsur masyarakat sudah menyadari tidak cepat terpengaruh oleh paham seperti itu.

Kedua kerja keras tokoh agama, karena itu kan pemikiran mengatasnamakan agama terutama kiai ustaz kontribusinya harus kita hargai,” kata Abu Tholut, Rabu (24/8/2022).

Sisa-sisa jaringan yang saat ini masih ada, katanya sulit berkembang.

Misalnya Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang memiliki hubungan dengan ISIS saat ini sulit berkembang karena pusatnya di Irak dan Syuriah hancur.

Kemudian untuk jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pun saat ini dikatakan sangat kecil dan susah bergerak, karena sudah tidak mendapat simpati dari masyarakat.

Untuk itu, bagi mereka yang masih tergabung dengan jaringan atau kelompok radikal yang acap kali melakukan aksi teror, dia berharap agar bisa bertaubat.

“Kita itu tidak lepas dari dosa, sebagai muslim setiap hari harus bertaubat.

Rasulullah saja setiap hari istigfar dan taubat 70 kali,” kata dia.

Diketahui Abu Tholut juga dikenal dengan nama Mustofa, Imron, dan Herman ini pernah menjadi sosok sentral dalam berbagai aksi teror di Tanah Air.

Dia pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang sejak 2004, kemudian pada 2007 dia bebas bersyarat.

Setelah itu dia kembali ditangkap pada 2010 di rumahnya di Bae, Kudus.

Karenanya dia mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane Semarang dan bebas pada 2015.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved