Berita Batang
PGRI Jateng Dorong Pemkab Batang Manfaatkan Rekrutmen PPPK dengan Maksimal
Program akselerasi 1 juta masih terealisasi 20 Persen, dimana di Kabupaten Batang termasuk yang rendah di tahun 2021.
Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
"Pemkab Batang sendiri akan terus mendukung untuk mendesak pemerintah pusat mengusahakan nasib guru-guru honorer yang sudah bekerja keras mendidik anak-anak kita,” jelasnya.
Data-data pengajuan pun sudah dipersiapkan lewat Disdikbud Kabupaten Batang, tinggal menunggu kepastian persyaratan yang dikeluarkan bagaimana.
“Makanya, saya minta untuk PGRI Kabupaten Batang terus mengawal teman-teman guru kita agar dapat bergabung menjadi ASN seluruhnya,” tegasnya.
Ketua PGRI Kabupaten Batang, M Arief Rohman berharap tahun 2024 tak ada lagi guru honorer di Batang, dan beralih status menjadi ASN.
Ia optimis hal tersebut bisa direalisasikan, pasalnya tahun ini Pemkab Batang membuka formasi untuk 815 guru PPPK.
Di mana masih menyisakan sekitar 1.800 guru, yang ia harap dapat diakomodir untuk formasi PPPK tahun 2023 dan 2024.
"Tahun 2024 kami optimis, guru dan tenaga honorer yang memenuhi syarat semuanya sudah bisa diangkat menjadi ASN," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Kunjungan-PGRI-Jateng-ke-Batang.jpg)