Berita Tegal

Kisah Sucipto Nelayan Tegal Dua Kali Hilang di Lautan, Ingin Punya Jaminan Ketenagakerjaan

Sucipto (56) nelayan Tegal mengaku pernah hilang dua kali di lautan lepas saat bekerja. Nasib malang dua kali menghampirinya

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Iwan Arifianto
Suasana nelayan sedang bekerja di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal , Selasa (6/9/2022) sore. 

TRIBUNPANTURA.COM, TEGAL - Sucipto (56) nelayan Tegal mengaku pernah hilang dua kali di lautan lepas saat bekerja.

Nasib malang dua kali menghampirinya tapi tak bikin ia jera bekerja sebagai nelayan.

Kendati risiko pekerjaan begitu besar, ia ternyata tidak memiliki BPJS ketenagakerjaan selama 41 tahun bekerja.

Sucipto menjadi satu di antara potret nelayan di Jawa Tengah yang belum  mendapatkan jaminan tersebut.

"Belum punya (BPJS Ketenagakerjaan)," katanya kepada Tribunjateng.com saat ditemui Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal , Selasa (6/9/2022) sore.


Ia mengaku, sempat punya asuransi ketenagakerjaan tapi diminta kembali oleh kelompok nelayannya dahulu.

Padahal sebagai nelayan, ia ingin kembali diikutkan kembali kepesertaan BPJS ketenagakerjaan melalui mandornya yang sekarang.

"Iya pinginnya diikuti lagi, diadakan lagi, biar melaut tenang," paparnya.

Merujuk rekapitulasi peserta BPJS Ketenagakerjaan Perisai Koperasi Laut Sejahtera Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tegalsari, Kota Tegal tercatat di tahun 2020 terdapat 30.563 ABK telah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan di 1.441 kapal.

Jumlah tersebut meningkat di tahun 2021, tercatat terdapat 46.170 ABK sudah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan di 1.961 kapal.

Halaman
123
Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved