Berita Jateng

Pedangdut Shinta Beby yang Viral Melanggar Lalu Lintas Minta Videonya Dihapus karena Dihujat Netizen

Shinta Beby pedangdut yang viral karena marah-marah dan melempar koin pengendara dari berlawanan arah karena disebut

TRIBUN JATENG/Rahdyan Trijoko Pamungkas
Shinta Beby 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Shinta Beby pedangdut yang viral karena marah-marah dan melempar koin pengendara dari berlawanan arah karena disebut melanggar arah di Grogol Jakarta Barat akhirnya mengadu ke pengacaranya di Semarang.

Wanita kelahiran Lampung masih merasa syok karena videonya direkam oleh pengendara yang dilempar koin tersebut di unggah di media sosial. 


Pemilik nama asli Shinta Yuliasari mengaku saat itu sedang sakit dan hendak ke dokter melewati jalan Muardi Grogol Jakarta Barat. Kemudian dari arah berlawan ada mobil hendak menabrak dan menghalanginya.


"Waktu buka kaca aku mau nanya itu kenapa kok mau nabrak mobil aku. Tiba-tiba dia sudah pegang handphone (ponsel). Kayaknya ngonten. Tapi tidak tahu dia ngerekam atau tidak," ujarnya, saat ditemui tribunjateng.com, Sabtu (1/10/2022) malam.


Menurutnya pengendara tersebut justru memaki-makinya dengan kata-kata kasar. Pengendara menuding dirinya lawan arah.


"Waktu aku cek di lokasi banyak mobil-mobil dan kendaraan yang lewat situ. Jadi dua arah jalan itu. Aku cek tidak ada tandanya," kata dia.


Dia saat itu hendak meminta maaf kepada pengendara tersebut. Bukannya ditegur dirinya malah mendapat perkataan kasar.


"Bisa ditegur juga khan mbak maaf ini jalan satu arah. Silahkan puter balik. Gitu khan enak. Kata-kata bodo menyakiti hati di aku. Apalagi lagi sakit," ucapnya.


Pelantun lagu goyang happy  menuturkan kejadian tidak mengenakan tersebut terjadi sejak beberapa bulan yang lalu. Dirinya pun kaget ketika videonya yang marah-marah baru saja diviralkan.


"Video itu sudah nyebar kemana-mana. Tujuan dia khan memviralkan. Anehnya kejadiannya beberapa bulan dan dia baru posting. Saat itu rambut aku masih pirang," jelasnya.


Terkait melempar koin ke arah mobil pengendara dilakukannya secara reflek. Koin tersebut adalah koin untuk permainan game.


"Waktu itu nahan emosi. Laki-laki ini kenapa sih sampai begini amat sampai maki-maki aku. Sedangkan aku perempuan tidak pantas dimaki-maki begitu," imbuhnya.

 


Hingga saat ini ia belum melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Namun dirinya membuka pintu maaf bagi pengendara memvideokannya dan pengunggah video ke media sosial.


"Saya mintanya video itu di hapus. Karena berpengaruh buat pekerjaan dan kesehatan aku karena dihujat netizen," tutur dia.


Pengacara Shinta, Herry Dharman menuturkan video itu terdapat unsur pencemaran nama baik yang menimpa kliennya. Pihaknya akan mempelajari perkera tersebut.


"Shinta Beby dari Jakarta ingin konsultasi dulu apakah ada unsur pidananya. Hingga saat ini kami tidak tahu siapa yang memviralkan," ujarnya.


Herry menuturkan kliennya tidak mengenal orang yang memaki dan memvideokan Shinta Beby. Saat kejadian kliennya perjalanan dari rumah menuju rumah sakit.


"Saya suruh cek apakah disitu fobeden. Dia menjawab banyak mobil yang lewat situ tidak satu arah," kata Herry.


Viralnya video tersebut mempengaruhi psikis kliennya. Selain itu juga mengganggu kepribadiannya.


"Apakah dia marah-marah itu membuat penilaian orang Shinta adalah orang antagonis. Ini menjadi persoalan," tuturnya.


Namun demikian ia akan mempelajari perkara tersebut. Jika memenuhi unsur maka pihaknya melaporkan kejadian itu Polda Metro Jaya.


"Shinta membuka perdamaian jika yang bersangkutan ingin  berdamai," tandasnya.

 

Diketahui pada video viral itu Shinta yang menggunakan mobil Wuling Almaz putih terlihat sedang marah-marah ketika ditegur seorang pria.


Kejadian itu bermula ketika pria itu menegur pengendara lain sedang melawan arah. Pria itu menegur pengendara mobil putih yang dikendarai seorang wanita.


Ia menyayangkan wanita tersebut nekat melawan arah arus lalu lintas. Mobil yang digunakan wanita itu cukup mewah. 


"Kenapa ini pada bodo ya. Udah cakep kaya punya bodo tapi," jelas perekam video.


Teguran itu dibalas wanita tersebut.  Bahkan wanita yang merupakan Shinta Bebi itu justru malah membalas.


"Elu yang bodo kali," imbuhnya.


Wanita itu mengancam melemparkan koin. Hal tersebut dipersilahkan perekam agar melempar koin dan akhirnya dilemparkan mengenai pintu mobil.


"Uang receh duit berapa elu perlu. Lempar dong. Keren banget sudah salah lagi," kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved