Berita Jateng
Pelaku UMKM Terbantu Program Pemkab Kudus dan Indomaret
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kudus merasa sangat terbantu dengan adanya program
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kudus merasa sangat terbantu dengan adanya program kerja sama pemerintah kabupaten dengan Indomaret.
Kerja sama tersebut memacu para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan membantu pemasarannya.
Satu di antara pelaku UMKM yang produknya lolos kurasi hingga akhirnya berhasil 'mejeng' di etalase Indomaret yaitu Arifah Afriani.
Produknya yaitu berupa olahan jamur tiram renyah dengan merk Mak_Krez.
Selama ini Arifah lebih banyak memasarkan produknya via daring.
Dari situ acap kali dia mengirim produk dagangannya ke berbagai daerah lain, misalnya daerah sekitar Kudus dan beberapa daerah lain misalnya Tangerang, Tegal, bahkan sampai Papua.
Produk jamur tiram milik Arifah itu menawarkan rasa gurih nan renyah.
Harganya Rp 11.500 per 50 gram dan mampu tahan sampai dua bulan meski tanpa pengawet.
"Produk kami segar karena kami produksi kalau memang ada pesanan masuk, made by order," kata dia.
Selama menjalani usaha memang tidak ada kendala berarti perihal bahan baku jamur tiram.
Stoknya hampir selalu tersedia. Yang menjadi kendala baginya adalah pemasaran.
"Adanya kerja sama pemerintah kabupaten dengan Indomaret kami merasa sangat terbantu.
Produk lokal kami bisa semakin dikenal," kata Arifah.
Pelaku UMKM lainnya, Ratna Widiyarti, juga merasakan hal yang sama: sangat terbantu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Ratna-Widiyarti-menunjukkan-produknya-yang-dijual-di-Indomaret.jpg)