Berita Jateng
Pelaku UMKM Terbantu Program Pemkab Kudus dan Indomaret
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kudus merasa sangat terbantu dengan adanya program
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
Buah kerja sama pemerintah kabupaten dengan Indomaret diharapkan bisa menjadi ajang promosi produk lokal untuk terus tumbuh dan berkembang pesat.
Ratna membuat produk brownies kering dan berhasil lolos kurasi Indomaret.
Produknya dijual seharga Rp 10.200 dengan ukuran 55 gram.
Perjalanan hingga akhirnya produk milik Ratna mampu tembus tokok ritel modern itu sejak beberapa tahun lalu.
Dia memulai usahanya sejak 2017 dengan produk unggulan brownies kukus.
Seiring berjalannya waktu akhirnya ada inovasi untuk membuat brownies kering dengan alasan lebih awet dan tahan lama.
Pada 2018 dia mulai mengurus legalitas usahanya, dari nomor induk berusaha (NIB) dan PIRT. Kemudian pada 2019 produknya mendapat sertifikasi halal.
Seluruh komponen legalitas tersebut, kata Ratna, difasilitasi oleh pemerintah kabupaten melalui dinas teknis yang membidangi.
"Dari perjalanan itu sampai saat ini usaha saya masih jalan, dan kini terbantu karena dipasarkan di Indomaret," kata dia.
Besar harapan Ratna produknya kian laris manis.
Dengan begitu usahanya kian lancar, sebab dia tidak sendiri dalam mengerjakan usaha.
Dia dibantu oleh tiga pekerja lain.
Alhasil jika kian berkembang usahanya otomatis memberikan dampak lebih luas kepada orang lain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Ratna-Widiyarti-menunjukkan-produknya-yang-dijual-di-Indomaret.jpg)