Berita Slawi

ASN di Kabupaten Tegal Kumpulkan Donasi untuk Korban Gempa Cianjur dan Balita Stunting

Aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Tegal berhasil mengumpulkan donasi untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. 

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
IST
Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, saat memimpin upacara bendera peringatan HUT ke-51 Korpri tingkat Kabupaten Tegal, di lapangan Kantor Pemkab Tegal, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI – Aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Tegal berhasil mengumpulkan donasi untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. 


Donasi sebesar Rp 45 juta tersebut dikumpulkan usai upacara bendera peringatan HUT ke-51 Korpri tingkat Kabupaten Tegal, di lapangan Kantor Pemkab Tegal, Selasa (29/11/2022).


Selain itu, Korpri Kabupaten Tegal juga menyalurkan dana sebesar Rp 27 juta untuk membantu penanganan 10 balita stunting di Kecamatan Slawi dan Lebaksiu, melalui program Bapak Asuh Anak Stunting. 


Penyalurannya secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal yang juga Ketua Korpri Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono, di Pendopo Amangkurat.


“Saya mengucapkan terima kasih atas donasi yang telah diberikan, baik untuk korban gempa Cianjur maupun penanganan balita stunting. Semoga ini dapat memberikan manfaat untuk mereka,” kata Joko, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (29/11/2022). 


Peringatan HUT Korpri ini menurut Joko, adalah momentum refleksi bagi anggota Korpri untuk melihat kondisi internal maupun eksternal, baik di lingkungan sosial ataupun lingkungan global yang penuh tantangan dan terus berubah.


“Kita harus sadar bahwa saat ini dan kedepan nanti, tuntutan kapasitas birokrasi yang lebih tinggi akan terus meningkat.

Sehingga perlu ada terobosan, mencari cara agar bisa melayani masyarakat dengan makin cepat, baik, mudah, dan makin murah.

Dan upaya ini tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus bersama-sama,” pesan Joko. 


Oleh sebab itu, lanjut Joko, Korpri sebagai kumpulan penyelenggara negara harus bisa mendorong setiap anggotanya menjunjung nilai toleransi, menghalau radikalisme-fanatisme, dan mengutamakan hajat hidup rakyat.


Selain itu, Korpri juga dituntut mampu menumbuhkan budaya inovasi, budaya kompetisi yang sehat untuk mempercepat proses transformasi pelayanan publik, melalui pemanfaatan kemajuan teknologi dan informasi. 


Sehingga Korpri, lanjut Joko, dapat menjadi akselerator yang kuat antara masyarakat dan pemerintah.


Setiap anggota Korpri juga diharapkan mampu memperbaiki diri, menanggalkan cara-cara bekerja rutin atau konvensional, dan menggantinya dengan cara-cara kerja baru yang lebih efektif dan efisien, memperkuat semangat debirokratisasi.


Selain melaksanakan upacara bendera peringatan HUT Korpri dan tasyakuran, juga ada kegiatan lain yang sudah selesai berlangsung seperti ziarah ke taman makam pahlawan, senam sehat, bakti sosial, donor darah, dan anjangsana ke tokoh dewan pengurus Korpri yang purna tugas.


Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-51 Korpri Kabupaten Tegal, Supriyadi, menuturkan setelah ini pihaknya masih akan menggelar kegiatan senam sehat berhadiah di lapangan Pemda Kabupaten Tegal, dan jalan sehat di Alun-alun Hanggawana Slawi. 


Jalan sehat ini terbuka untuk ASN dan non-ASN Pemkab Tegal, anggota Korpri dari instansi vertikal, karyawan BUMN dan BUMD, serta masyarakat Kabupaten Tegal.


“Disini kami telah menyiapkan 20 ribu tiket gratis untuk peserta jalan sehat yang akan diundi untuk mendapatkan hadiah berupa dua sepeda motor, lemari es, mesin cuci dan lain-lain,” ungkap Supriyadi. 


Supriyadi menambahkan, sebelumnya Korpri Kabupaten Tegal juga telah memberikan uang saku kepada atlet beregu tenis meja dari ASN Kabupaten Tegal, yang berhasil membawa pulang medali emas di ajang kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Selasa (8/11/2022) lalu.

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved