Berita Kudus

UMK 2023 Kabupaten Kudus Diusulkan Naik 6,40 Persen, Begini Cara Menghitungnya

Disnakerperinkop-UKM sudah mengajukan usulan besaran kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kudus 2023 kepada Bupati Kudus.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: m zaenal arifin
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Setda Kudus, Rabu (12/10/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop-UKM) sudah mengajukan usulan besaran kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kudus 2023 kepada Bupati Kudus.

Usulan yang diajukan tersebut mengalami kenaikan 6,40 persen.

Kepala Bidang Hubungan Industrial pada Disnakerperinkop-UKM, Agus Juanto, mengatakan usulan kenaikan 6,40 persen tersebut berdasarkan Permenaker Nomor 18 Tahun 2022.

Dalam regulasi tersebut, jika pertumbuhan ekonomi negatif, maka variabel yang digunakan untuk menghitung yakni inflasi.

"Di situ sudah jelas jika pertumbuhan ekonomi negatif variabel yang digunakan adalah infalsi berdasarkan Pasal 7 ayat 3," kata Agus Juanto, Jumat (2/12/2022).

Jika UMK di Kudus tahun 2022 sebesar Rp 2.293.058,26 kemudian mengalami kenaikan 6,40 persen, maka menjadi Rp 2.439.833.

Hanya saja usulan kenaikan 6,40 persen ini belum sah diajukan bupati kepada gubernur untuk kemudian ditetapkan sebagai UMK 2023.

"Pengajuan kenikan 6,40 persen ini masih belum ditandatangani bupati," katanya.

Sebelumnya, antara pengusaha yang telibat dalam dewan pengupahan dan pihak buruh berbeda pendapat terkait usulan besaran UMK.

Pengusaha yang tergabung dalam dewan pengupahan dalam hal ini Apindo Kudus mengusulkan UMK 2023 berdasarkan formula Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021dengan kenaikan UMK 2023 sebanyak 2,198 persen.

Sementara dari pihak buruh yakni SPSI  mengusulkan formula kenaikan UMK 2023 berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 18 Tahun 2022 dengan menggunakan data pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah sebesar 5,37 persen.

Jika dihitung, maka pengusaha di Kudus berharap kenaikan UMK 2023 sebesar 2,189 persen atau naik Rp 50.195. Jadi kenaikan UMK Kudus pada 2022 sebesar Rp 2.293.058 menjadi Rp 2.343.253.

Sementara dari buruh berharap ada kenaikan 8,01 persen dari semula UMK Kudus pada 2022 sebesar Rp 2.293.058 menjadi Rp 2.476.732. (*)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved