Jumat, 29 Mei 2026

Berita Jateng

Jambol Masuk 100 Besar Pesepeda Terbaik Dunia Kategori Downhill Men Elite

Mohammad Abdul Hakim berhasil menjadi juara di kelas men elite dalam 76 Indonesian Downhill 2022 di Ternadi Bike Park

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
Mohammad Abdul Hakim alias jambol berpose setelah menjuarai 76 Indonesian Downhill 2022 di Ternadi Bike Park, Minggu (11/12/2022). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Mohammad Abdul Hakim berhasil menjadi juara di kelas men elite dalam 76 Indonesian Downhill 2022 di Ternadi Bike Park, Minggu (11/12/2022).

Lelaki yang juga akrab disapa Jambol ini berhasil mencatatkan waktu 3 menit 15,413 detik.


"Saya sangat senang karena hasil latihan yang sudah lama saya siapkan membuahkan hasil sangat baik. Saya berhasil menjuarai kelas men elite," kata Jambol.


Kemenangan Jambol di Ternadi Bike Park ini membuahkan 40 poin yang memperkokoh posisinya sebagai 100 atlet sepeda gunung dunia yang tercatat dalam Union Cycliste Internationale (UCI).

Sebelum di Ternadi Bike Park, Jambol berada di peringkat 94 terbaik dunia kategori downhill men elite.


Raihan 40 poin UCI yang dikantongi Jambol tak lepas dari status Ternadi Bike Park di Kudus yang merupakan lintasan downhill yang disebut-sebut terbaik di Indonesia dan terdaftar sebagai trek kategori C1 Union Cycliste Internationale (UCI). Lintasan yang berada di kaki Gunung Muria ini memiliki panjang trek 2,3 kilometer dan lebar trek 1,5 meter dengan rintangan paling ekstrem baik dari sisi ketinggian maupun segi lintasan yang dihadapi para pesepeda gunung.


Berada di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan air laut (dpl) pada titik start dan 600 meter dpl pada garis finis, salah satu rintangan yang paling ganas adalah rock garden atau bebatuan di akhir lintasan yang menguji adrenalin downhiller baik dari segi stamina maupun pemilihan strategi untuk menaklukkan trek tersebut.


Jalannya kompetisi pada final kali ini berlangsung seru dan penuh kejutan. Semula posisi tercepat dipegang oleh Andy Prayoga dengan merebut hot seat pertama dengan catatan waktu 3 menit 20.598 detik.

Tak berselang lama, posisi hot seat diraih oleh Khoiful Mukhib peraih medali emas Asian Games 2018 yang menorehkan waktu mencengangkan yakni 3 menit 15,835 detik yang disambut sorak sorai penonton.


Catatan waktu yang diraih Mukhib dikira bakal menjadi yang tercepat. Namun pada saat Abdul Hakim yang tampil sebagai atlet terakhir berhasil merebut tahta tercepat dari Mukhib hanya dengan selisih waktu yang amat tipis, yakni 0,4 detik.


Tak heran jika keduanya menjadi yang tercepat dalam sesi kompetisi kali ini. Sebab, baik Jambol maupun Mukhib berangkat dari tim yang sama yaitu 76 Rider Downhill Squad.

Selain itu keduanya juga acap kali berbagi pengalaman dan latihan bersama. Itu yang akhirnya membuat keduanya menorehkan waktu yang nyaris sama. 


"Karena saya sama Mukhib selalu berbagi pengalaman dari latihan. Itu yang membuat saya dengan Mukhib dengan rider lain jauh catatan waktunya. Juga selain itu kerja sama tim," katanya.


Posisi Mukhib di podium kedua membuatnya mengantongi 30 poin dari UCI.

Kemudian posisi podium ketiga dihuni Yoris Sahara dari tim Teras MTB dengan catatan waktu 3 menit 20,326 detik berhak mendapatkan poin 20 dari UCI.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved