Berita Jateng
Satpol PP Tingkatkan Kewaspadaan Jaga Rumah Dinas Bupati Kudus
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus meningkatkan kewaspadaan atas penjagaan
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus meningkatkan kewaspadaan atas penjagaan rumah dinas bupati dan rumah pribadi.
Peningkatan kewaspadaan tersebut menyusul adanya tragedi perampokan yang terjadi di rumah dinas Walikota Blitar.
Kepala Satpol PP Kudus, Kholid Seif, mengatakan, sesuai prosedur yang ada bagi setiap orang yang datang maka harus lapor dan diberi kartu penanda sebagai tamu.
Secara untuk rumah dinas Bupati Kudus yang berada di kompleks pendopo terdapat tiga pos penjagaan Satpol PP.
Masing-masing pos ada yang berjaga selama 24 jam.
Dalam berjaga, amggota juga acap kali patroli ke sejumlah titik di kompleks rumah dinas.
"Ada sif pagi, siang, dan malam.
Masing-masing pos ada yang berjaga lima orang, enam orang, dan tujuh orang," kata Kholid, Rabu (14/12/2022).
Kholid berujar, apa yang terjadi di rumah dinas Walikota Blitar membuat pihaknya kian waspada.
Hal ini sudah dia sampaikan kepada masing-masing anggotanya yang bertugas berjaga di rumah dinas bupati.
Tidak hanya itu, lanjut Kholid, pihaknya juga melakukan penjagaan atas rumah pribadi Bupati Kudus yang ada di kompleks Perumahan Muria Indah.
Di sana, katanya, penjagaan juga tidak kalah ketat dibanding di rumah dinas.
"Penjagaan dilakukan oleh Satpol PP, tidak melibatkan TNI maupun Polri," katanya.
Selain itu, penjagaan juga dilengkapi beberapa titik yang dipasang CCTV.
Hanya saja untuk ini pihaknya kurang bisa menjelaskan.
"Memang ada CCTV di beberapa bagian, tapi itu kewenangan bagian umum atau Diskominfo," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/eorang-anggota-Satpol-PP-Kudus-berja.jpg)