Berita Kudus

Mulai Laksanakan Tes Kesehatan, Calon Jemaah Haji Kudus Dibebani Biaya Rp 190.500

Calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Kudus sudah mulai melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Penulis: Saiful Masum | Editor: m zaenal arifin
Dokumentasi
Sejumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Kudus sedang mengikuti pemeriksaan kesehatan di Labkesda, Jumat (3/3/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS - Calon jemaah haji (Calhaj) asal Kabupaten Kudus sudah mulai melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Jenis pemeriksaan yang harus diikuti Calhaj adalah pemeriksaan Hematologi Analizer, laju endap darah (LED), golongan darah, urine lengkap, gula darah, kolesterol, triglicerit (lemak darah), asam urat, transaminase aspartat (SGOT/SGPT), elektrokardiogram (Ekg atau jantung), dan pemeriksaan radiologi. 

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas puskesmas masing-masing, selanjutnya dilakukan pengujian sampel di UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan RSUD Dr Loekmono Hadi. 

Jadwal pemeriksaan kesehatan jemaah Calhaj di Labkesda mulai 27 Februari hingga 13 Maret. Sedangkan pemeriksaan Ekg dan Radiologi di RSUD dr Loekmono Hadi mulai 26 Februari hingga 14 Maret 2023. 

Perwakilan dari Labkesda Kudus, Heri A. Riyanto menyampaikan, jadwal pemeriksaan tergantung petugas kesehatan dari puskesmas masing-masing. 

Kata dia, pemeriksaan kesehatan ini wajib bagi semua jemaah calon haji. Jumlahnya bervariatif setiap harinya, menyesuaikan jumlah Calhaj di masing-masing desa.

Seperti contoh, dari Tanjungrejo Kecamatan Jekulo 105 orang, Sidorekso Kaliwungu 96 orang, dan Wergu Wetan 115 orang. 

"Mekanismenya dari puskesmas, setelah itu puskesmas menghantarkan ke Labkesda," terangnya, Jumat (3/3/2023).

Heri menjelaskan, biaya pemeriksaan kesehatan dibanderol Rp 190.500 yang dibebankan kepada masing-masing jemaah calon haji.

Hasil pemeriksaan akan disampaikan kepada setiap Calon Haji (Calhaj) melalui petugas puskesmas. 

Nantinya, lanjut dia, jemaah calon haji bakal mengikuti pemeriksaan kesehatan kembali menjelang penerbangan tiba.

"Kami akan layani sepenuh hati apa yang menjadi kebutuhan dari calon haji," ujarnya. 

Berdasarkan data dari Kementerian Agama (Kemenag) Kudus, sebanyak 1.275 calon jemaah haji asal Kota Kretek diproyeksikan bakal terbang ke Tanah Suci pada tahun ini. 

Jumlah ini meningkat drastis dibanding kuota yang didapatkan pada tahun sebelumnya hanya 450-an orang. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved