Berita Jateng

Irjen Ahmad Luthfi Ingatkan Anak Buahnya Bersiap Hadapi Operasi Ketupat Candi 2023

Polda Jateng mulai berancang-ancang dalam menyambut operasi ketupat Candi 2023. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Iwan Arifianto
Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Polda Jateng mulai berancang-ancang dalam menyambut operasi ketupat Candi 2023. 

Operasi terpusat di kepolisian itu dilakukan dalam rangka menghadapi mudik lebaran.

"Iya, kami sebentar lagi  melakukan operasi terpusat di kepolisian yaitu operasi Ketupat Candi, saat Ramadan hingga lebaran," kata Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, selepas Apel Sinergitas TNI/Polri di Pelabuhan Tanjung Emas, Rabu (14/3/2023).

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, ia mengimbau kepada anggotanya untuk bersiap dalam operasi tersebut.

Begitupun dengan masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan wilayah.

"Mari selalu bahu membahu,  menciptakan, dan saling menghormati sehingga nantinya memberikan kontribusi terbaik kepada diri sendiri maupun keluarga," terangnya.


Di sisi lain,  Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng mewaspadai bangkitan arus mudik 2023.

Sebab, mudik 2023 diprediksi bakal membludak menyusul pandemi Covid-19 yang telah usai.

"Bangkitan arus tahun ini kemungkinan cukup banyak sehingga harus betul-betul dikelola," ucap Dirlantas Polda Jateng Kombes Agus Suryo Nugroho.

Hasil operasi ketupat tahun lalu, pihaknya menilai, sepanjang jalan tol di Jateng banyak jalan yang digunakan sebagai pemecah arus.

Artinya saat terjadi bangkitan arus dari arah Jakarta dapat dikelola dengan baik.

"Semisal arah Jakarta menuju Banyumas tidak harga mati lewat Ajibarang bisa kita pecah melalui Pemalang," ujarnya.

Selain jalur pemecah arus, Agus mengungkapkan,  pemberlakuan one way secara teknis dan taktis di Jateng sudah siap.

Hanya saja evaluasi pemberlakuan one way tahun kemarin harus diumumkan ke pengguna jalan lebih awal semisal pemberlakuan jam 10 maka jam 8 sudah diumumkan sehingga ada kepastian bagi pengguna jalan.

"Kami ada one way tingkat lokal dan contra flow tingkat lokal karena kami lah yang paling paham betul sirkulasi arus di Jateng baik di pantura, tengah, dan selatan," bebernya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved