Rabu, 27 Mei 2026

Berita Jateng

Hartopo Disinyalir Kembali Bergabung ke PDI Perjuangan

Sinyal Bupati Kudus HM Hartopo kembali menjadi kader PDI Perjuangan semakin kuat. Hartopo sendiri membenarkan

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo 

TRIBUNPANTURA.COM, KUDUS – Sinyal Bupati Kudus HM Hartopo kembali menjadi kader PDI Perjuangan semakin kuat.

Hartopo sendiri membenarkan kalau rehabilitasinya sudah diterima hanya saja sampai saat ini belum ada surat dari DPP PDI Perjuangan.

“Insyaallah sudah (diterima rehabilitasinya sebagai kader),” kata Hartopo sembari tersenyum, Jumat (17/3/2023).

Sebelumnya Hartopo merupakan kader PDI Perjuangan. Bahkan dia sempat menjadi anggota DPRD dari PDI Perjuangan.

Kemudian dia dipecat karena maju sebagai wakil bupati berpasangan dengan M Tamzil pada Pilkada 2018 melalui partai lain.

Meski sudah dipecat, Hartopo berupaya untuk kembali menjadi kader partai berlambang kepala banteng moncong putih.

Dari rangkaian proses yang cukup panjang, akhirnya kabar rehabilitasinya diterima untuk kembali menjadi kader saat ini menguat.

“(Surat diterima rehabilitasi dari DPP PDI Perjuangan) belum turun,” kata Hartopo.

Meski demikian dia belum bisa memastikan apakah akan kembali maju mencalonkan diri pada Pilkada Kudus nanti.

Dia secara pribadi menyerahkan urusan ini kepada partai yang memiliki hak untuk mengusung calon.

“Saya tak fokus melayani masyarakat. Masalah nanti tergantung masyarakat saja. Juraganku masyarakat.

Wong saya sebagai pelayan masyarakat kalau masih menghendaki inysaallah.

Kalau sudah tidak menghendaki harus tahu diri,” kata Hartopo.

Saat ini dia ingin menyelesaikan program kerja yang telah dijanjikan selama kampanye.

Misalnya bantuan sosial untuk penunggu rumah sakit. Program tersebut pernah berjalan, hanya saja terhenti karena adanya pandemi Covid-19. 

Rencananya bantuan sosial untuk warga penunggu pasien di rumah sakit akan kembali dilakukan tahun ini, berlangsung mulai pada April 2023.

“Semua (program) sudah terlaksana, kemudian untuk pandemi masalah bantuan sosial penunggu rumah sakit tidak ada kami cut karena kondisi keuangan.

Tapi 2023 kami adakan lagi.

Semua sudah kami laksanakan semua tapi masih belum maksimal,” kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved