Jumat, 12 Juni 2026

Berita Jateng

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Optimis Bandara JB Soedirman Sukses Jadi Feeder Umrah

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi optimis langkah menjadikan Bandar Udara (Bandara) Jenderal Besar

Tayang:
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
IST
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, saat penandatanganan surat pernyataan dukungan optimalisasi penerbangan Bandara JBS di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (5/6/2023). 

TRIBUNPANTURA.COM, PURBALINGGA -  Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi optimis langkah menjadikan Bandar Udara (Bandara) Jenderal Besar Soedirman (JBS) sebagai feeder perjalanan Ibadah Umrah akan menuai kesuksesan.

Menurutnya, terobosan tersebut sangat potensial mengingat animo masyarakat beribadah umrah ke tanah suci tengah meningkat.

"Kami optimis dengan dukungan dari semua pihak Bandara JBS akan kembali beroperasional dan optimal, salah satunya dengan menjadi feeder umrah ini," ujar Bupati Tiwi pada Penandatanganan Surat Pernyataan Dukungan Optimalisasi Penerbangan Bandara JBS di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (5/6/2023).

Pada kesempatan tersebut, hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Novie Riyanto Raharjo yang membubuhkan tanda tangan dukungan.

Selain itu, turut memberikan tanda tangan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Purbalingga, Banyumas, Banjarnegara dan Wonosobo.

Hadir langsung Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaludin, Presiden Direktur Lion Air Captain Daniel Putut Kuncoro Adi, Bupati Banyumas Ahmad Husein, Asisten Ekonomi Pembangunan Provinsi Jawa Tengan Sujarwanto Dwiatmoko, Komandan Lanud JBS Letkol Nav Janur Yudo Anggoro, Direktur PT Jaho Mulya Sunjaya Arifah Mulyani serta perwakilan dari Kabupaten Banjarnegara, Cilacap dan Wonosobo.

Dirut Angkasa Pura II dalam sambutannya menyatakan langkah tersebut menjadi percepatan pengembangan bandara.

"Saya terkesan dengan aura kebersamaan ini untuk menjadikan Bandara JBS ini kembali optimal dan sebagai pengungkit perekonomian di wilayah Banyumas Raya," katanya.

Menurutnya, feeder umroh merupakan terobosan baru yang menjadi solusi optimalisasi bandara.

"Jika feeder umroh berhasil akan menjadi pemicu pengembangan reguler lainnya," terangnya.

Awaludin menginformasikan market Ibadah Umroh diperkirakan ada sekitar 2 juta jamaah di tahun ini.

Angkasa Pura II membawahi 20 bandara yang sebagian besar melayani pasar umrah.

Oleh karena itu, Ia optimis langkah ini akan berhasil. 

"Kami akan memberikan insentif berupa free charge dan free parking untuk mendukung hal ini," terangnya.

Sementara itu, Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpesan melalui Asisten Ekbang Sujarwanto agar langkah tersebut harus berhasil.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved