Rabu, 27 Mei 2026

Kebakaran Tempat Mengoplos Bahan Kimia

Update Kebakaran Tempat Pengoplosan Bahan Kimia di Ungaran, Polisi Cari Pemilik Usaha

Polisi melakukan penyelidikan terhadap tempat usaha pengoplosan bahan kimia di Dusun Dampu, Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Tayang:
Istimewa
Polisi melakukan olah TKP seusai kebakaran yang melanda bangunan berisi cairan berbahan kimia di Dusun Dampu, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang terbakar, Rabu (14/6/2023) sore. 

TRIBUNPANTURA.COM, UNGARAN - Polisi tengah melakukan penyelidikan terhadap tempat usaha pengoplosan bahan kimia di Dusun Dampu, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang yang terbakar pada Rabu (14/6/2023) sore.

Selain memasang garis polisi, Tim Inafis Polres Semarang bersama Polsek Ungaran juga melakukan olah TKP dan membawa barang bukti berupa sejumlah jeriken yang diduga berisi bahan-bahan kimia yang tersisa.

Penyebab kebakaran sendiri juga belum diketahui.

“Untuk sementara, pemilik usaha ini belum kita ketahui, tapi kita masih dalam penyelidikan,” ungkap Kapolsek Ungaran, AKP Giri Nurwantono di lokasi kejadian.

Kapolsek menambahkan, pihaknya juga akan meminta klarifikasi terhadap pemilik usaha tersebut terkait izin usaha dan lain sebagainya.

Kebakaran melanda sebuah bangunan berisi cairan berbahan kimia di Dusun Dampu, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu (14/6/2023) sore.
Kebakaran melanda sebuah bangunan berisi cairan berbahan kimia di Dusun Dampu, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu (14/6/2023) sore. (Istimewa)

Kebakaran tersebut sendiri, lanjut AKP Giri, juga menimbulkan korban yang mengalami luka bakar.

“Yang jelas ada tiga korban yang terkena luka bakar karena disinyalir di sini tempat untuk usaha pengoplosan bahan kimia, yang dioplos menjadi sejenis tiner, Porstex, soda api dan lain sebagainya,” imbuh dia.

Sebagai informasi, kebakaran tersebut terjadi pada sekitar pukul 14.20 WIB.

Pemberitaan sebelumnya, para warga setempat juga sempat mendengar tiga kali suara ledakan saat terjadi kebakaran.

“Dari radius sekitar 200 meter saya dengar suara ledakan, ‘bum’, sampai tiga kali. Api juga membesar, tinggi,” kata seorang warga, Syarifudin.

Para petugas pemadam kebakaran menggunakan beberapa unit mobil pemadam kebakaran juga tampak melakukan pemadaman.

Pecahan-pecahan asbes juga tampak tersebar di sekitar bangunan itu. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved