Berita Slawi
GP Ansor dan Banser Kabupaten Tegal Pindah Haluan Bergabung ke PPP
Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Serba Guna (Banser) NU Kabupaten Tegal, memilih untuk bergabung dan berpolotik
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUNPANTURA.COM, SLAWI - Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Serba Guna (Banser) NU Kabupaten Tegal, memilih untuk bergabung dan berpolotik di bawah naungan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tegal.
Sebelumnya bergabung di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tegal selama kurang lebih 25 tahun, tetapi karena ada suatu hal akhirnya membulatkan tekad kader Ansor dan Banser untuk beralih ke PPP.
Menandai kepindahan tersebut, ratusan kader Ansor dan Banser melakukan konfoi atau iring-iringan menggunakan mobil, sepeda motor dan odong-odong sebelum akhirnya menuju ke Kantor DPC PPP Kabupaten Tegal di Jalan Gajah Mada Slawi, Rabu (14/6/2023).
Rute nya sendiri yakni dimulai ratusan kader berkumpul di sekitar Taman GBN Slawi, kemudian melanjutkan perjalanan ke jalan utama Procot Slawi, lanjut ke arah Ruko Slawi, kemudian belok ke kiri menuju arah Alun-alun Hanggawana Slawi, dan sampai ke kantor DPC PPP Kabupaten Tegal.
Mayoritas kader sudah langsung menggunakan atribut PPP yang juga identik dengan warna hijau, dan pakaian bertuliskan Laskah Ka'bah.
Tidak lupa beberapa juga membawa bendera PPP yang berlatar gambar ka'bah.
Kedatangan ratusan kader Ansor dan Banser disambut baik oleh Ketua DPC PPP Kabupaten Tegal Maftukhi, dan kader PPP lainnya.
Dalam kesempatan itu pula, Pengurus GP Ansor dan Banser secara simbolis menggunakan jas PPP dan kopiah (peci) berlogokan PPP sebagai tanda resmi sudah bergabung.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal Nur Fanani menjelaskan, tujuan utama kedatangannya yakni untuk silaturahmi sekaligus mengantar kadernya yang akan maju ke Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024.
"Mulai hari Rabu (14/6/2023), saya sebagai ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal resmi masuk ke PPP.
Bukan hanya saya saja, tapi semua jajaran atau unsur pimpinan dan rekan-rekan insyaallah dengan mengucap bismillahirahmanirrahim kami bergabung sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan," tegas Fanani, pada Tribunjateng.com.
Ditanya mengenai alasan utama memutuskan pindah haluan dari PKB ke PPP, Fanani menyebut pihaknya merasa dikecilkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa.
Dicontohkan, Kasatkorcab Banser Kabupaten Tegal M Mashadi Zaeni yang mencalonkan diri di DPRD Provinsi Jateng melalui PKB tapi mendapat nomor urut terakhir.
Fanani merasa organisasinya dikecilkan dengan tidak menghargai kadernya yang mendapat nomor 10.
Sehingga pihaknya bertekad kedepannya akan memperjuangkan PPP sebagai partai pemenang di Kabupaten Tegal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Ketua-Pimpinan-Cabang-PC-Gerakan-Pemuda-GP-Ansor-Kabupaten-Tegal-Nur-Fana.jpg)