Berita Tegal

Pimpin Deklarasi Kota Tegal Bersinar, Dedy Yon Minta Keamanan Lapas Bagi Napi Narkoba Diperketat

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memimpin Deklarasi Kota Tegal Bersih dari Narkoba (Bersinar) dalam rapat P4GN.

Istimewa
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono (tengah) memimpin Deklarasi Kota Tegal Bersinar di di Ruang Rapat Lantai 1 Sekretariat Daerah Kota Tegal, Kamis (18/1/2024). 

TRIBUN-PANTURA.COM, TEGAL - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memimpin Deklarasi Kota Tegal Bersih dari Narkoba (Bersinar) dalam rapat koordinasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Ruang Rapat Lantai 1 Sekretariat Daerah Kota Tegal, Kamis (18/1/2024).

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Forkopimda Kota Tegal. 

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, Kota Tegal merupakan central city yang menjadi pusat kegiatan rekreasi, perbelanjaan serta hiburan yang menyangga tiga daerah.

Antara lain Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes. 

Baca juga: Berikut Jadwal Kampanye Terbuka Pemilu 2024 di Kabupaten Tegal, Dimulai 21 Januari Besok

Ia juga menyebut bahwa Kota Tegal adalah kunci dari ketiga daerah tersebut.

"Jadi kunci di tiga daerah ini adalah Kota Tegal. Kalau Tegal itu bersih dari narkoba, kita harapkan daerah yang tiga itu juga bisa berpengaruh," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Dedy Yon juga meminta untuk lebih mengetatkan lagi keamanan Lapas bagi para narapidana narkoba.

"Orang yang mau menjenguk pemakai narkoba itu harus posisi bersih, cek body dan harus ada tes urine," katanya. 

Baca juga: Ada Satu Keluarga di Kota Semarang yang Tolak Vaksin Polio, Walikota Ungkap Alasannya

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Agus Rohmat, mengatakan bahwa kasus narkotika di Jawa Tengah rata-rata 40 persen.

Ia menyampaikan perlunya kerjasama untuk pencegahan dari Lapas.

Karena disinyalir para napi terutama bandar, dari dalam masih bisa mengendalikan.

"Mudah-mudahan di Kota Tegal, Brebes dan Kabupaten Tegal ini tidak seperti itu."

"Bisa diawasi lebih ketat lagi dan mudah mudahan tidak ada bandar yang bisa mengendalikan dari dalam Lapas di jajaran kita ini," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved