Berita Tegal

Kelelahan, 10 KPPS dan 1 PPS di Kabupaten Tegal Tumbang

10 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan satu Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Tegal jatuh sakit selama Pemilu.

Tribunpantura.com/Desta Leila Kartika
Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Tegal Dian Anika Sari (tengah), didampingi Ketua KPU Kabupaten Tegal Himawan Tri Pratiwi (kiri), saat ditemui di sekitar Tempat Pemungutan Suara (TPS) 15, Desa Penarukan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, pada Minggu (18/2/2024). 

TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Selama berlangsung proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Tegal, setidaknya terdapat 10 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan satu Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang sakit bahkan sampai mendapat perawatan di rumah sakit. 

Adapun jumlah 11 orang tersebut, merupakan data terbaru per hari Minggu (18/2/2024). 

Informasi ini disampaikan Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Tegal Dian Anika Sari, saat ditemui media di sekitar Tempat Pemungutan Suara (TPS) 15, Desa Penarukan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, pada Minggu (18/2/2024). 

Dian Anika Sari mengungkapkan, dari 11 orang yang sakit, dua diantaranya karena mengalami kecelakaan lalu lintas saat sedang mengantar logistik, dan yang satu lagi sebelum hari pemungutan suara. 

Sehingga satu orang lainnya mengalami kecelakaan lalu lintas setelah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek), sehingga yang bersangkutan sudah digantikan atau pergantian antar waktu (PAW). 

"Sementara untuk sembilan orang lainnya memang sakit karena faktor kelelahan. Ada yang mengalami muntah-muntah, lemas, pingsan setelah selesai pemungutan dan penghitungan surat suara," ungkap Dian Anika Sari. 

Dian menyebut, dari sembilan orang tersebut ada yang dirawat di rumah sakit dan sudah pulang. 

Sehingga sampai saat ini yang masih dalam perawatan di rumah sakit sebanyak lima orang, tersebar di RSUD dr Soeselo Slawi, RSI PKU Muhammadiyah Singkil, RS Mitra Siaga dan ada yang dirawat di Klinik. 

Selain karena faktor kelelahan, menurut Dian ada juga yang karena memiliki penyakit bawaan seperti bronkitis dan asam lambung. 

"KPPS yang sakit usia ada yang 40 tahun, tapi rata-rata usia 20 tahunan karena petugas KPPS Pemilu kali ini memang banyak yang masih muda. Ya intinya hasil pemeriksaan dokter karena faktor kelelahan, asam lambung naik dan punya sakit bawaan bronkitis," ujarnya. 

Ketua KPU Kabupaten Tegal Himawan Tri Pratiwi menambahkan, secara keseluruhan lebih banyak petugas KPPS maupun PPS yang dalam kondisi sehat dibandingkan yang sakit.

Hal itu karena pihaknya memprioritaskan KPPS untuk melakukan mitigasi agar selama proses pemungutan maupun penghitungan suara kondisi tubuh selalu sehat dan bugar. 

"Dengan kelonggaran anggaran yang diberikan kepada masing-masing TPS, ditambah kami juga menyampaikan kepada KPPS agar menyiapkan suplemen, buah-buahan, dan konsumsi yang cukup selama pemungutan maupun penghitungan suara. Sehingga saya rasa secara keseluruhan lebih banyak petugas KPPS maupun PPS yang dalam kondisi sehat dibandingkan yang sakit," imbuh Himawan. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved