PSIS Semarang

Nasib PSIS Semarang, Terusir dari Jatidiri, Dua Stadion Ini Jadi Alternatif Pengganti Sementara

PSIS Semarang di sisa kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 dipastikan akan kembali berstatus tim musafir.

TribunPantura.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Suasana Panser Biru saat mendukung PSIS Semarang di Stadion Jatidiri Semarang. 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - PSIS Semarang di sisa kompetisi BRI Liga 1 2023/2024 dipastikan akan kembali berstatus tim musafir.

Hal ini disebabkan homebase utama mereka yaitu Stadion Jatidiri Semarang akan direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai Februari 2024 ini.

Adapun tim Mahesa Jenar sebetulnya dalam waktu dekat ini kembali akan berstatus tim tuan rumah dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 menjamu Dewa United, Jumat (23/2/2024) mendatang.

Menurut pengelola Stadion Jatidiri, beberapa aspek yang akan direnovasi yakni perbaikan single seat penonton, perbaikan drainase dan rumput stadion, hingga penyempurnaan aspek keselamatan dan keamanan.

Dengan direnovasinya Stadion Jatidiri, tentu akan berdampak pada PSIS Semarang.

Pasalnya PSIS Semarang akan menjadi tim musafir lagi hingga Stadion Jatidiri selesai direnovasi oleh Kementerian PUPR pada Bulan Oktober tahun 2024.

Ada beberapa opsi stadion alternatif yang bisa digunakan PSIS di Jawa Tengah.

PSIS pernah menggunakan Stadion Moch Soebroto Magelang pada musim 2018 hingga 2020 sebagai homebase.

Stadion lain yang menjadi alternatif yaitu Stadion Manahan Solo.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi menyebut pihaknya terkejut dengan kabar Stadion Jatidiri kembali akan direnovasi.

Padahal jika melihat statistik musim ini, Stadion Jatidiri cukup angker bagi lawan.

PSIS musim ini baru sekali menelan kekalahan di Stadion Jatidiri ketika menghadapi Persib Bandung.

Yoyok menyebut pihaknya mengikhlaskan Stadion Jatidiri kembali direnovasi agar bisa kembali digunakan dalam kondisi yang lebih sempurna.

"Saya sangat terkejut mendengar kabar bahwa rumput harus dibongkar total, tapi setelah kami lihat saat hujan deras ternyata memang benar penyerapan air tidak maksimal sehingga lapangan banjir," ujar Yoyok.

"Oleh sebab itu mau gak mau rumput harus dibongkar total karena Stadion Jatidiri juga dipersiapkan untuk gelaran internasional Piala AFF U16," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Pantura
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved