Berita Batang
BBPOM Semarang dan Pemkab Batang Bersinergi Fokuskan Program Pangan Aman
BBPOM Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Batang telah mengambil langkah konkret dalam memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.
Penulis: dina indriani | Editor: m zaenal arifin
TRIBUN-PANTURA.COM, BATANG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Batang telah mengambil langkah konkret dalam memastikan keamanan pangan bagi masyarakat.
Program Pangan Aman yang digulirkan ini menjadi fokus perhatian, dan Kepala BBPOM Semarang, Lintang Purba Jaya, menyampaikan komitmen kuat dalam advokasi lintas sektor.
"Kami telah menandatangani komitmen dengan pemerintah daerah, menggarisbawahi pentingnya program-program seperti Jajan Anak Sekolah Aman dan Pasar Aman Berbasis Komunitas," tutur Lintang Purba Jaya saat acara Advokasi Keterpaduan Keamanan Pangan di Hotel Kiyana Premier Batang, Kamis (21/3/2024).
Baca juga: Dua Pelajar di Karanganyar Tewas Usai Tabrakan Sepeda Motor di Jalan Gelap
Program ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 43 sekolah, dan sejumlah desa yang menjadi fokus intervensi BBPOM.
Menjelang momen hari besar, BBPOM semakin meningkatkan pengawasan terhadap pangan yang beredar.
Salah satu langkah konkret adalah pengawasan ketat terhadap takjil menjelang bulan Ramadan, dengan memastikan tidak ada kontaminasi mikro yang membahayakan.
Data hasil pemantauan jajan pasar di bulan Ramadan tahun ini menunjukkan bahwa hampir 50 sampel takjil telah diuji dan dinyatakan aman.
Baca juga: Kerugian Akibat Banjir Bandang di Desa Wangandowo Pekalongan Capai Rp 1,288 M, Ini Kerusakannya
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekda Batang Ari Yudianto, dengan semangat yang sama, menekankan pentingnya program ini.
“Ini adalah langkah penting dalam visi kami untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya,
Program tersebut juga akan mendapat dukungan penuh pemerintah daerah terhadap Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA).
“Dengan kolaborasi antara Pemerintah, Sekolah, Pelaku Usaha Pangan, dan Komunitas Pasar, dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat, menjadikan keamanan pangan bukan hanya tanggungjawab, tetapi juga komitmen bersama,” pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.