Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Pekalongan

Pedagang Liar Pasar Induk Kajen Pekalongan Bakal Ditertibkan

Adanya keluhan puluhan pedagang Pasar Induk Kajen yang mengaku sepi pembeli, lantaran banyaknya pedagang liar di luar pasar.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Tribunpantura.com/Indra Dwi Purnomo
Disperindag Kabupaten Pekalongan menggelar rapat koordinasi terkait penertiban pedagang liar di depan Pasar Kajen, di ruang Asisten II, Pemkab Pekalongan. 

TRIBUN-PANTURA.COM, KAJEN - Adanya keluhan puluhan pedagang Pasar Induk Kajen yang mengaku sepi pembeli, lantaran banyaknya pedagang liar diluar pasar, ditanggapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Oleh karena itu, pedagang liar bakal ditertibkan oleh petugas gabungan. Hal itu, terungkap dalam rapat korordinasi di ruang Asisten II, Pemkab Pekalongan.

Kepala Dinperindag Kabupaten Pekalongan, Susanto Widodo mengatakan, bahwa menindaklanjuti audiensi pedagang Pasar Induk Kajen di Aula Satpol PP dilakukan rapat koordinasi dengan mengundang OPD terkait, Rabu (24/7/2014).

Adapun hasil rakor, pada prinsipnya dinas mendukung langkah pedagang Pedagang Pasar Induk Kajen agar menertibkan pedagang liar di tempat yang bukan peruntukannya.

"Dinas Perhubungan juga akan menertibkan parkir didepan Pasar Kajen dengan memasang tanda dilarang parkir," kata Kepala Dinperindag Kabupaten Pekalongan, Susanto Widodo, Rabu (24/7/2024).

Kemudian, pedagang melalui Appsi untuk membuat surat permohonan kepada UPTD agar dapat buka operasional Pasar Induk Kajen diajukan. 

"Satpol PP agar menindak pedagang liar disekitar pasar yang bukan tempat peruntukan berdagang. Lurah dan camat untuk ikut mengedukasi para pedagang," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan pedagang Pasar Induk Kajen, yang mayoritas emak-emak mengadu ke kantor Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan, Senin (22/7/2024).

Mereka datang ke kantor Satpol PP untuk mengadukan, lantaran selama setahun ini jualan sepi karena banyak pedagang liar dibagian depan Pasar Kajen sehingga pengunjung enggan masuk ke Pasar. 

Selain itu, adanya preman di sekitar Pasar Induk Kajen yang membackingi pedagang liar tersebut.

Hal itu dikatakan, pedagang ikan panggang dan pindang Sulali saat datang ke kantor Satpol PP Kabupaten Pekalongan.

Ia menceritakan, kedatangannya ke kantor Satpol PP karena gelisah, sudah setahun terakhir jualan sepi karena banyak pedagang liar yang ada di luar.

Sehingga ia bersama pedagang yang lain, lapor ke Satpol PP untuk menertibkan pedagang yang di luar.

"Yang datang kesini semuanya pedagang Pasar Induk Kajen terutama yang berjualan di lantai 2. Sekarang pedagang yang didalam tidak laku, belinya di luar semua. Ini sudah satu tahun," kata Sulali.

Bahkan, pedagang yang berada di luar diberi tahu oleh pedagang yang ada di atas malah bilang sudah ada yang membackingi preman.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved