Pilkada Kabupaten Tegal
Jurus Bima-Mujab Jawab Keresahan Masyarakat Pinggiran Kabupaten Tegal
Paslon Bupati-Wakil Bupati Tegal, Bima Sakti-Syaeful Mujab, terus bergerilya silaturahmi dan memaparkan programnya kepada masyarakat.
TRIBUN-PANTURA.COM, SLAWI - Pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Tegal, Bima Sakti-Syaeful Mujab, terus bergerilya silaturahmi dan memaparkan programnya kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bima mendengar cerita dan keluh kesah masyarakat.
Misalnya, keresahan warga Desa Karangjambu, Kecamatan Balapulang, yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten, sehingga akan kesulitan ketika hendak menyampaikan persoalan mereka ke bupati-wakil bupati.
Menanggapi hal ini Bima menyatakan, akan mengaktifkan kanal aduan warga ‘Wadul Bupati’ ketika kelak terpilih menjadi kepala daerah Kabupaten Tegal.
Dengan kanal ‘Wadul Bupati’ warga yang berada di pinggiran pun dapat langsung mengadukan persoalan mereka ke bupati.
"Nantinya warga bisa melaporkan keluhannya terkait pelayanan pemerintah melalui website ataupun pesan WA, sehingga lebih praktis tidak harus datang langsung ke Kota Slawi," kata Bima, saat silaturahmi dengan warga Karangjambu, Selasa (12/11/2024).
Baca juga: Cabup Tegal Bima Sakti Hujan-Hujanan Bersama Warga Desa Penusupan, Tegar Hadapi Tantangan
Lebih lanjut, Bima Sakti mengatakan, tersedianya kanal pengaduan yang responsif pastinya akan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat, untuk ikut berperan dalam membangun dan mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.
Seorang warga setempat, Uut, pun menyampaikan keluh kesah lain kepada Bima.
Uut mempertanyakan program bantuan sosial dari pemerintah yang dinilai tidak menuntaskan persoalan kemiskinan, tapi justru menjadi kerawanan perselisihan karena tidak akuratnya data penerima bantuan sosial.
"Ada nggak program lain yang ditawarkan Bima-Mujab yang lebih bisa menuntaskan persoalan kemiskinan?" tanyanya.
Bima Sakti lantas membeberkan rencananya untuk mencetak lapangan kerja baru dengan menggaet investor.
Ia menegaskan, program ekonomi termasuk dalam prioritas Bima-Mujab.
"Investor harus ada keberpihakan, karena sudah membuat tempat usaha di Tegal, maka pekerjanya juga harus mayoritas warga Kabupaten Tegal. Nantinya calon investor harus bersedia menandatangani kesepakatan ini," tandasnya.
Baca juga: Kritik Jalan di Tegal yang Rusak, Nanal Viral di Media Sosial dan Dapat Dukungan Cabup Bima Sakti
Lebih lanjut Bima Sakti mengungkapkan bahwa tidak hanya pabrik, tapi dirinya juga akan membuat program mencetak 10.000 wirausahawan baru.
Mereka yang dibidik, terutama anak anak muda usia produktif yang akan diberi pelatihan intensif agar lebih bisa mandiri dan bisa membuka lapangan pekerjaan di daerahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/Bima-gerilya-temui-warga.jpg)