Rabu, 29 April 2026

Berita Pekalongan

Begini Progres Terbaru Pembangunan Pasar Banjarsari Kota Pekalongan, Sempat Ada Ketidaksesuaian

DPRD Kota Pekalongan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan kembali Pasar Banjarsari Kota Pekalongan yang saat ini sudah hampir selesai.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Istimewa
Komisi B DPRD Kota Pekalongan meninjau pembangunan kembali Pasar Banjarsari Kota Pekalongan yang saat ini sudah hampir selesai. 

TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN - Jajaran Komisi B DPRD Kota Pekalongan melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan kembali Pasar Banjarsari Kota Pekalongan yang saat ini sudah hampir selesai.

Pada sidak kali ini, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan turut mendampingi.

Ketua Komisi B DPRD Kota Pekalongan, Mabrur mengungkapkan bahwa, proses pembangunan kembali Pasar Banjarsari yang sempat terbakar pada Sabtu 24 Februari 2018 lalu memang membutuhkan waktu yang cukup panjang.

Dengan dibangunnya kembali Pasar Banjarsari ini, diharapkan bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Mengingat, Pasar Banjarsari ini merupakan pasar induk di Kota Pekalongan. 

"Terlebih, di Pasar Banjarsari ini merupakan pasar induk tertua di Kota Pekalongan. Harapannya, pembangunannya bisa betul-betul maksimal dan diterapkan sesuai aturan yang ada," ucap Mabrur, saat rilis yang diterima, Kamis (26/12/2024).

Menurutnya, meskipun masih banyak kekurangan, termasuk penataan kios, los dan toko yang agak terlambat openingnya, karena salah satunya diakibatkan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Jadi, RAB yang kami usulkan ke Kementerian ternyata realisasinya tidak sesuai, mungkin karena keterbatasan anggaran, dan sebagainya. Sehingga, kita harus mengadakan penyesuaian dulu," ujarnya.

Disamping adanya ketidaksesuaian jumlah kios, los dan toko dengan RAB yang diusulkan, ada fasilitas yang penting namun tidak terealisasi yaitu dua jembatan penghubung.

Dimana, pada RAB awal mengusulkan 4 jembatan penghubung untuk menghubungkan 4 blok yang ada di dalam pasar tersebut.

Untuk pembangunan pagar keliling demi keamanan juga belum teranggarkan sehingga diupayakan bisa menggunakan dana APBD Kota Pekalongan.

"Tapi, Alhamdulillah menurut Kepala Dindagkop-UKM sudah berupaya mengajukan dana CSR ke lembaga maupun perbankan yang siap membantu. Mudah-mudahan, untuk tambahan dua jembatan penghubung ini bisa didanai dari dana CSR," ujarnya.

Dari hasil sidak tersebut, Mabrur menilai, kualitas bangunan Pasar Banjarsari sudah cukup baik, namun masih diperlukan beberapa penyelesaian akhir (finishing) agar pasar tersebut lebih nyaman bagi pengunjung maupun penjual.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemkot Pekalongan, Dindagkop-UKM, dan pengelola pasar dalam meningkatkan daya tarik pasar bagi masyarakat agar Pasar Banjarsari bisa menjadi pusat perekonomian yang bermanfaat bagi semua.

"Untuk penataan pedagang kami berharap, bisa diundi saja agar bisa adil dan tidak berebutan. Yang terpenting blok-bloknya sudah disepakati supaya pasar ini sesuai standar dan aturan," tuturnya.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved