Jumat, 8 Mei 2026

Berita Pekalongan

Nahas, Pemuda di Pekalongan Alami Luka Parah Akibat Ledakan Petasan

Seorang pemuda di Kota Pekalongan mengalami nasib nahas setelah petasan yang dinyalakannya meledak di tangannya.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: m zaenal arifin
Istimewa
KORBAN PETASAN - Anggota Polsek Pekalongan Selatan saat berada di RSU Djunaid melihat kondisi korban yang terkena ledakan petasan. Pemuda yang menjadi korban letasan ini, merupakan warga Buaran, Kecamatan Pekalongan Selatan. (Dok/Polsek Pekalongan Selatan) 

TRIBUN-PANTURA.COM, PEKALONGAN - Seorang pemuda bernama Akhmad Maulana Vernanda (23), warga Buaran, Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, mengalami nasib nahas setelah petasan yang dinyalakannya meledak di tangannya.

Akibat kejadian tersebut, tangan kanan korban mengalami luka remuk yang cukup parah.

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (7/3/2025).

"Betul, ada pemuda yang menjadi korban ledakan petasan. Kejadian terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Ahmad Junaid, tepatnya di sebelah barat GOR Unggul Jaya, Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan," ujar Kapolsek.

Kronologi kejadian bermula ketika anggota Polsek Pekalongan Selatan sedang melakukan pengamanan untuk mengantisipasi penggunaan petasan di lapangan tanah merah sekitar pukul 05.15 WIB.

Baca juga: Waduh, Produk Tak Layak Konsumsi Beredar di Kota Pekalongan

Saat itu, petugas mendapatkan informasi dari pengendara motor bahwa ada seorang pemuda yang terkena ledakan petasan di dekat RSU Djunaid.

Petugas pun segera menuju lokasi, namun korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama teman-temannya berjalan kaki dari Buaran Gang 02 menuju ke arah barat di Jalan Ahmad Junaid.

Saat tiba di sebelah barat GOR Badminton Unggul Jaya, korban menyalakan petasan.

Namun, sebelum sempat dilempar, petasan tersebut justru meledak di genggaman tangan korban.

Akibat ledakan itu, korban mengalami luka parah di bagian telapak tangan kanan, jari-jari, hingga pergelangan tangan.

Dokter di RSU Djunaid memastikan bahwa luka yang dialami korban cukup serius dan saat ini masih dalam perawatan intensif.

Baca juga: 50 Ribu Batang Rokok Ilegal Hasil Operasi Cukai Tahun 2024 di Kota Pekalongan Dimusnahkan

Kapolsek Pekalongan Selatan menambahkan bahwa selama bulan Ramadan, pihaknya telah meningkatkan pengamanan di beberapa titik yang sering dijadikan lokasi berkumpulnya para pemuda untuk menyalakan petasan, terutama setelah salat subuh.

"Kami terus melakukan patroli dan pengamanan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak bermain petasan karena sangat berbahaya dan bisa mengancam keselamatan diri sendiri serta orang lain," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved