DPRD Jateng
KUA-PPAS APBD Disepakati Pemprov dan DPRD Jateng, Program Prioritas: Swasembada Pangan
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penurunan dana transfer ke daerah (TKD), tidak mengubah arah program prioritas Pemprov Jateng.
Di sisi fiskal, pendapatan daerah ditargetkan naik 3,04 % menjadi Rp23,74 triliun, sementara belanja daerah direncanakan lebih efisien dengan penurunan 2,79 % .
Pembiayaan daerah tercatat sebesar Rp414,5 miliar, yang terdiri dari penerimaan pembiayaan Rp484,5 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp70 miliar.
Pemprov juga berupaya memperkuat strategi penerimaan pendapatan asli daerah.
Antara lain melalui digitalisasi pembayaran pajak, optimalisasi pajak air permukaan, peningkatan kinerja BUMD, pendayagunaan aset pemerintah dan peningkatan layanan samsat.
Penyesuaian Anggaran
Ketua DPRD Jateng, Sumanto menjelaskan, terdapat penyesuaian anggaran pada tahun depan.
Penyesuaian itu dipengaruhi dari penurunan dana transfer pusat ke daerah.
"Prioritas anggaran tahun ini masih mengacu pada visi Gubernur untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan nasional," ujarnya.
Dalam rapat yang sama, DPRD Jateng juga menyetujui Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 sebagai bagian dari agenda legislasi daerah. (*)
Baca juga: Mohammad Saleh: Arah Pemberdayaan Nelayan Harus Fokus Akses Kredit dan Pengembangan Teknologi
| Mohammad Saleh Tekankan Program MBG 3B Harus Tepat Sasaran Saat Dampingi Kunker Menteri Wihaji |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemda Percepatan Pembangunan Jamban Sehat |
|
|---|
| Masa Pancaroba, Mohammad Saleh Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Jaga Kesehatan |
|
|---|
| Koperasi Merah Putih Bisa Jadi Contoh Tata Kelola Apik, Mohammad Saleh: Power Besar Dorong Ekonomi |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Jateng Minta NU Terus Konsisten Kawal Pembangunan Jateng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/04122025-penandatanganan-KUA-PPAS-pemprov-dan-dprd-jateng.jpg)