DPRD Jateng

KUA-PPAS APBD Disepakati Pemprov dan DPRD Jateng, Program Prioritas: Swasembada Pangan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penurunan dana transfer ke daerah (TKD), tidak mengubah arah program prioritas Pemprov Jateng.

Editor: Abduh Imanulhaq
IST
TANDA TANGAN - Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Tengah telah melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan itu dilakulan pada saat rapat paripurna di Gedung Berlian DPRD Jateng, Kamis (20/11/2025). 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Tengah telah melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan itu dilakulan pada saat rapat paripurna di Gedung Berlian DPRD Jateng, Kamis (20/11/2025).

Dalam kesempatan itu,  Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa penurunan dana transfer ke daerah (TKD), tidak mengubah arah program prioritas Pemprov Jateng pada  2026.

Baca juga: Persetujuan RAPBD Jateng: Fokus Kesejahteraan-Infrastruktur-Ketahanan Pangan

04122025 penandatanganan KUA PPAS antara pemprov dan dprd jateng
TANDA TANGAN - Pemerintah Provinsi dan DPRD Jawa Tengah telah melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026. Penandatanganan itu dilakulan pada saat rapat paripurna di Gedung Berlian DPRD Jateng, Kamis (20/11/2025).

Ia menekankan, seluruh agenda yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, tetap menjadi fokus utama.

"Program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat tetap diutamakan," kata Luthfi. 

Ia menegaskan, fokus pembangunan tahun depan tetap mengarah pada ketahanan pangan.

"Fokus tahun depan adalah swasembada pangan," tegasnya.

Baca juga: Mohammad Saleh: Korban Bencana di Jateng Jangan Sampai Ada yang Terlantar

Nota Kesepakatan KUA PPAS tahun anggaran 2026, lanjutnya, menjadi dasar penyusunan Rancangan APBD 2026. 

Dalam rancangan yang disetujui, berbagai indikator ekonomi Jateng mencatatkan penguatan.

Pada triwulan III 2025, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,37 persen, naik dari tahun sebelumnya yang tercatat 4,93 persen.

Berdasarkan capaian itu, Pemprov Jateng memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2026 berada di kisaran 5 persen sampai 6 % , dengan inflasi yang terjaga dengan perkiraan 1,5 % hingga 3,5 % . 

Indikator kesejahteraan juga menunjukkan perbaikan.

Persentase penduduk miskin Maret 2025 turun menjadi 9,48?ri September 2024 yang sebesar 9,58 % .

Sementara Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun, dari 4,78 % menjadi 4,66 % .

Baca juga: “Jateng Fun Run” Mohammad Saleh: Event Ini Pererat Relasi DPRD dan Masyarakat

Tren ini dinilai menjadi fondasi kuat, dalam prioritas pembangunan 2026.

Sumber: Tribun Pantura
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved