Breaking News:

Berita Jateng

Sejumlah Sekolah di Pantura Mulai Terapkan Belajar Tatap Muka, Begini Respon Ganjar

Sejumlah Sekolah di Jateng, khususnya pantura, Mulai Terapkan Belajar Tatap Muka, Begini Respon Ganjar: Jangan Sampai Ada Klaster Sekolahan

Humas Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, mengingatkan agar daerah berhati-hati dalam memberikan izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka di kelas. Jangan sampai nantinya munjadi klaster penyebaran Covid-19. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Sejumlah sekolah di Jateng mulai menerapkan pembelajaran tatap muka di kelas. Di antaranya di Brebes, Kabupaten Tegal, dan lainnya.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranomo, pun mengingatkan perihal kehati-hatian, agar jangan sampai muncul klaster sekolahan, karena kegiatan belajar tatap muka di kelas.

Di Brebes misalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat memberikan izin untuk sekolah negeri menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SD dan SMP negeri.

Sekolah Siaga Covid-19 SDN Slawi Kulon 3 Terapkan Belajar Tatap Muka, Polisi Edukasi Kebiasaan Baru

Mau Uang Baru Rp75 Ribu? Bisa Anda Dapatkan di Kantor BI Tegal, Ada 1,3 Juta Lembar

Polda Jateng Grebek Produsen Jamu Ilegal di Cilacap, Berbahan Dasar Tepung, Juga untuk Kejantanan

SMK di Kota Tegal Ini Hanya Punya 20 Siswa, Termasuk 4 Murid Baru, Waka: Dulu Sampai 300 Orang

Pembelajaran tatap muka di kabupaten ini resmi dilaksanakan hari ini, Selasa (18/8/2020).

Berdasarkan surat edaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindilpora) Brebes pada 14 Agustus, pembelajaran tatap muka mulai 18 Agustus diperuntukan SD, Paket A, SMP, Paket B, dan Paket C (setara SMA).

Selain harus sesuai protokol kesehatan, lama pembelajaran maksimal hanya tiga jam.

"Jangan sampai ini (pembelajaran tatap muka) meninggalkan persoalan. Klaster sekolah jangan sampai terjadi," kata Ganjar ketika ditemui di kantornya di kompleks Kantor Pemprov Jateng, Selasa (18/8/2020).

Ia khawatir permasalahan baru timbul lantaran Brebes masih memiliki pekerjaan rumah dalam penanganan virus corona Covid-19.

Yakni pelaksanaan tes corona secara masif yang belum dilakukan secara optimal.

Testing merupakan satu upaya untuk mengetahui penyebaran virus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved