Berita Nasional
2,1 Juta Pekerja Terkena PHK, Menteri Laporkan Perkembangan Program Kartu Prakerja
Dampak covid 19, jutaan pekerja di Indonesia terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, PURBALINGGA-Dampak covid 19, jutaan pekerja di Indonesia terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan dirumahkan.
Hal ini diutarakan oleh Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah saat meninjau kegiatan rapid test di Hotel Braling Purbalingga, Rabu (19/8/2020).
• Dandim dan Kapolres Tegal Kota Beri Pembinaan Ratusan Syekhermania di Alun-alun Kota Tegal
• Ganjar Minta Pemkot Solo Lakukan Simulasi Pembelajaran Tatap Muka
• 131 Pengangguran di Jateng Ditangkap Polda Jateng karena Kasus Narkoba
Menteri Ida menuturkan secara nasional terdapat 3,5 juta pekerja yang terkena PHK dan dirumahkan.
Namun hingga saat ini yang telah terdata berjumlah 2,1 juta.
" Selebihnya masih dalam validasi data," ujar dia.
Menurut Ida, adaptasi kebiasaan baru perusahaan-perusahaan telah memulai berproduksi.
Oleh sebab itu pihaknya mengajak para pengusaha untuk mempekerjakan pekerja yang dirumahkan.
" Saya mengajak para pengusaha agar teman-teman yang dirumahkan khususnya dapat dipekerjakan kembali."
"Saya juga berharap lebih teman-teman yang di PHK juga dapat dipekerjakan," jelasnya.
Terkait kartu prakerja, Menteri Ida mengatakan merupakan rekomendasi dari Menko Perekonomian.
Program kartu prakerja akan diprioritaskan kepada 2,1 juta pekerja yang di PHK dan dirumahkan.
" Presiden dan Menko Perekonomian menyampaikan kartu prakerja diprioritaskan 2,1 juta mereka yang di PHK dan dirumahkan," tutur dia.
Sementara itu Menteri Ida juga menuturkan subsidi gaji Rp 600 ribu diperuntukan untuk pekerja yang terdaftar di BPJS ketenagakerjaan dan gaji di bawah Rp 5 juta.
Selain pekerja swasta, subsidi gaji diberikan kepada pekerja pemerintah non PNS yang tidak menerima gaji ke 13 dan upah diterima di bawah Rp 5 juta.
" Kami validasi data dari BPJS ketenagakerjaan alhmaduliah teman-teman pekerja telah menyerahkan nomor rekeningnya, karena uang itu akan ditransferkan ke rekening itu," jelasnya.
• Sepanjang Hari Cerah Berawan, Berikut Prakiraan Cuaca Tegal Raya Hari Ini Rabu 19 Agustus 2020
• Simak Jadwal Pelayanan Samsat Keliling Kabupaten Kendal, Hari Ini Rabu 19 Agustus 2020
• Berikut Jadwal Pelayanan Samsat Keliling Kabupaten Batang, Hari Ini Rabu 19 Agustus 2020
Hingga saat ini, Kata Ida, sudah ada sekitar 15 juta nomor rekening pekerja yang telah diserahkan ke BPJS Ketenagakerjaan.
Program subsidi gaji itu akan diluncurkan pada (25/8) besok oleh Presiden Joko Widodo.
" Semoga tanggal 25 Agustus 2020 ini bapak Presiden berkenan melauncing program ini," ujar dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/menteri-tenaga-kerja-ida-fauzia.jpg)