Liga 2 2020
Plinplan, Persis Solo Urung Jadi Tuan Rumah Lanjutan Liga 2, Pasoepati: Tidak Logis
Plinplan, Persis Solo Urung Jadi Tuan Rumah Lanjutan Liga 2, Pasoepati: Tidak Logis
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: yayan isro roziki
TRIBUNPANTURA.COM, SOLO - Salah satu wakil Jawa Tengah di komperisi Liga 2, Persis Solo batal menjadi tuan rumah penyelenggaraan lanjutan kompetisi Liga 2 2020.
Ya, belum lama ini tim Laskar Sambernyawa memang ikut mengajukan diri menjadi aalah satu host Liga 2 2020 sebelum pendaftaran ditutup oleh operator kompetisi.
Namun menjelang drawing dilakukan, tim Persis Solo menarik diri.
• Eks Pelatih PSIS Semarang, Vicenzo Annese Kini Melatih Klub Liga India
• Ini Syarat Akreditasi untuk Lembaga Pemantau Pemilu di Jateng
• Temukan Warung Bakso Bandel di Kota Tegal, Pelayannya Tak Bermasker, Ini yang Dilakukan Jumadi
• Peringati Tahun Baru Islam di Tegal, Habib Syekh Doakan Kesehatan Seluruh Masyarakat Kota Bahari
Dampak dari kegagalan tersebut membuat Persis Solo mendapat kecaman dari pendukungnya sendiri yakni Pasoepati.
Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo menyebut, pihaknya menyayangkan sikap tidak konsisten dan terkesan tidak serius yang ditunjukkan manajemen Persis Solo.
"Itu namanya tidak konsisten, dengan alasan yang tidak logis pula."
"Seharusnya menjadi tuan rumah adalah suatu kebanggaan, dengan bertanding di Stadion Manahan," kata lelaki yang juga akrab disapa Rio tersebut.
"Manajemen seharusnya berjuang sekuat tenaga untuk bisa jadi tuan rumah. Karena akan jadi keuntungan tersendiri. Kenapa malah mundur," jelasnya.
Tim Persis Solo dipastikan akan bergabung dengan tuan rumah PSCS Cilacap, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, PSKC Cimahi, dan Persigo Semeru di Grup B.
Sementara itu, manajer Persis Solo, Hari Purnomo menjelaskan alasan Persis Solo mengundurkan diri sebagai tuan rumah di babak penyisihan Liga 2 musim 2020 yakni demi menjujung tinggi netralitas.
Hal yang dimaksud yaitu terkait diskresi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi yang menyebut, jika Persis Solo terpilih menjadi salah satu tuan rumah di babak penyisihan, dan pada saat drawing PSIM Yogyakarta masuk satu grup bersama Persis, maka undian klub PSIM akan dianulir dan harus diundi kembali.
"Ketika PT LIB mengeluarkan aturan tersebut, kami merasa azas netralitas yang menjadi dasar sepak bola hilang."
"Untuk itu kami lebih baik mengundurkan diri dari kandidat tuan rumah," kata Hari Purnomo. (*)
• BNNP Akan Fokus Pencegahan Pengguna Narkoba di Perguruan Tinggi
• Di Balik Karakter Bu Tejo yang Merupakan Refleksi Emak-emak Penggunjing di Film Tilik
• Sobirin Peternak Lele di Kendal Jajal Ragi Kue sebagai Stimulus Pakan Ternaknya
• Update Kasus Corona di Kabupaten Tegal, Bertambah Dua Orang Meninggal Karena Covid-19
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/koreografi-suporter-persis-solo-pasoepati.jpg)