Jumat, 8 Mei 2026

Prakiraan Cuaca

Prakiraan Cuaca Hari Ini Kamis 20 Agustus, Hujan Ringan di Brebes hingga Slawi

Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Kamis (20/8/2020), dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Tayang:
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: Rival Almanaf
bibliocuba.net
Ilustrasi prakiraan cuaca 

TRIBUN-PANTURA.COM, SEMARANG - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Kamis (20/8/2020), dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Triyotomo, langit pada umumnya diprakirakan cerah-berawan.

Warga Rela Datang dari Salatiga Hanya untuk Kungkum di Tugu Suharto Saat Malam Satu Suro

Prakiraan Cuaca di Kabupaten Kendal Hari Ini Kamis 20 Agustus 2020, Cerah Berawan

Jadwal Samsat Keliling di Kendal Hari Ini, Kamis 20 Agustus 2020, Hadir di Dua Lokasi

Ada potensi ringan yang tersebar tidak merata di sebagian wilayah sekitar pegunungan tengah.

Sementara itu, laman resmi prakiraan cuaca memprakirakan bahwa sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan ringan pada malam hari.

Wilayah itu yakni Brebes, Kebumen, Purbalingga, Purwokerto, Slawi, Tegal dan Temanggung.

Suhu udara di seluruh wilayah mulai dari 19 dan mencapai 33 derajat Celcius.

Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 55 hingga 95 persen.

BMKG juga memberikan peringatan dini gelombang tinggi di perairan utara selatan Jawa Tengah.

Perlu diketahui, wilayah Jawa Tengah sendiri sudah memasuki masa musim kemarau pada Mei 2020 lalu.

BMKG juga menyebutkan sejumlah penyebab turunnya hujan saat musim kemarau.

Pelawak Nurul Qomar Resmi Jalani Hukuman 2 Tahun Penjara

Prakiraan Cuaca Hari Ini 20 Agustus 2020 di Pekalongan Raya, Cerah Berawan Sepanjang Hari

Qomar Legowo Dijebloskan ke Penjara, Pengacara: Kita Ajukan PK, tapi Tahapannya Memang Begitu

”Musim kemarau tidak berarti tidak ada hujan sama sekali."

Kesan kemarau yang kering kadangkala menjadi bias manakal diselingi turunnya hujan selama beberapa hari.

Adanya perkembangan dinamika cuaca akibat hadirnya pola gangguan atmosfer di wilayah ekuator tropis dapat menghasilkan hujan di wilayah yang tengah mengalami musim kemarau,” tulis BMKG. (tribunjateng/rez)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved