Berita Kendal
Stok Melimpah, Sejumlah Harga Sayuran di Kendal Anjlok
Melimpahnya stok sayuran dari para petani di Kabupaten Kendal membuat sejumlah harga sayur-mayur di pasaran turun.
Penulis: Saiful Masum | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, KENDAL - Melimpahnya stok sayuran dari para petani di Kabupaten Kendal membuat sejumlah harga sayur-mayur di pasaran turun.
Hal tersebut bertepatan dengan mulainya musim panen sejumlah tanaman sayur dari wortel, kol, tomat, cabai, hingga brokoli.
Bahkan, turunnya harga sejumlah komoditi sayuran diikuti beberapa kebutuhan dapur seperti bawang merah.
Seorang pedagang di Pasar Tradisional Kota Kendal, Nanik, menyebutkan turunnya sejumlah komoditi sayuran di Kendal sudah terjadi sepanjang Agustus.
• Puluhan Orang di Banyumas Ikuti Sidang Pelanggaran Tak Bermasker, Dapat Hukuman Denda Rp 50 Ribu
• Unik, di Kudus Biji Kopi Juga Diolah Jadi Bakso, Rasanya Jangan Ditanya
• Meski New Normal IKM Logam di Tegal Tetap Lesu
• Meluncur di Jateng Berikut Harga OTR Toyota Corolla Cross Hybrid di Nasmoco
Katanya, stok melimpah membuat harga turun dari harga yang dipatok biasanya.
Kata Nanik, harga 1 kilogram wortel kini hanya dibandrol Rp 4.000 dari harga semula Rp 10.000. Sedangkan harga kol turun Rp 3.800 dari Rp 5.000 menjadi Rp 1.200 perkilogram.
Untuk harga brokoli dari Rp 15.000 menjadi Rp 11.000. Harga cabai baik cabai merah atau setan dan cabai rawit yang semula Rp 15 - 16 ribu, sekarang hanya dibanderol Rp 7 - 8 ribu per kilogramnya. Harga cabai rawit hijau juga turun dari Rp 12.000 menjadi Rp 7.000 per kilogramnya.
"Hanya bawang putih yang saat ini harganya cukup tinggi. Semula Rp 15 - 16 ribu kini Rp 23 - 25 ribu per kilogram," jelasnya di Kendal, Jumat (28/8/2020).
Penurunan harga juga dialami kembang kol yang semula Rp 17.000 menjadi Rp 10.000 per kilogramnya.
"Penurunan harga sayuran sudah terjadi beberapa pekan terakhir karena sedang panen raya. Sehingga stok barang cukup melimpah. Semoga banyaknya stok juga diimbangi dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat agar perputaran barang tetap terjaga," harapnya.
Plt Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Cicik Sulastri, mengatakan melimpahnya stok sayuran seharusnya bisa meningkatkan inovasi pedagang untuk menjualkan berbagai sayuran yang ada. Terlebih saat pandemi covid-19 melalui dagang online dengan harga yang terjangkau.
Kata Cicik, masyarakat maupun pedagang warungan juga diuntungkan dengan harga sayuran yang semakin murah. Mereka pun dapat berkreasi dengan membuat aneka makanan dari bahan sayuran untuk menghasilkan aneka produk dengan nilai jual tinggi.
Cicik berharap momen panen raya sayuran dapat membantu masyarakat Kendal dalam memenuhi kebutuhan sayur dengan harga murah saat pandemi covid-19.
"Kita selalu imbau kepada pedagang untuk berkreasi semampunya, misal dengan jual online dengan harga terjangkau pasti banyak yang cari. Kita Dinas Perdagangan juga selalu pantau harga-harga bahan baku yang penting di pasaran, seperti padi, jagung, cabai, bawang merah dan lainnya. Supaya harga di masing-masing pasar sama rata dan tidak ada kecemburuan," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan, Pandu Rapriat Rogojati, membenarkan jika sebagian petani di sejumlah wilayah Kendal panen komoditi sayuran. Terutama para petani di bagian atas seperti Limbangan maupun Boja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/harga-sayura-di-kendal-anjlok.jpg)