Berita Semarang
Semarang Disebut Miliki Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi, Hendi: Datanya Dari Mana?
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, angkat bicara terkait data kasus Covid-19 aktif di Kota Semarang berbeda dengan data Satgas Covid-19 pusat.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Rival Almanaf
Berdasarkan data Pemerintah Kota Semarang dalam laman siagacorona.semarangkota.go.id hingga Selasa sore, terdapat 458 kasus Covid-19 aktif di Kota Semarang. Kemudian, jumlah pasien sembuh sebanyak 4.826 orang dan pasien meninggal ada 619 orang.
"Angka tersebut membuat kita tetap harus waspada. Banyak yang meninggal dunia. Hari ini juga masih ada warga yang positif Covid-19. Di satu sisi ada sebuah optimisme bahwa meski vaksin belum ditemukan, saat terdeteksi lebih awal mereka bisa disembuhkan," urainya.
Hendi mengungkapkan, selama ini Pemerintah Kota Semarang melakukan upaya secara maksimal dengan menyediakan tempat karantina, memberi asupan vitamin, hingga mendatangkan psikolog untuk memberikan motivasi kepada pasien yang dirawat di rumah karantina.
• Penjual Es Kelapa Muda di Tegal Dampingi Anaknya Belajar Sambil Jualan, Pastikan Tetap Belajar
• Pemkab Kendal Gelontorkan Rp 199,9 Juta Benahi Taman Pendopo
• Disinggung Gejala Happy Hypoxia Pasien Covid-19 di Kabupaten Tegal, Ini Respon Dinkes
• BREAKING NEWS: Gudang Polytron di Jalur Pantura Sayung Demak Terbakar Hebat
"Mereka dikarantina, diberi asupan vitamin, diajak bergerak, berolahraga, didatangkan psikolog. Situasi hatinya harus dibuat hepi. Itu yang kami lakukan alhamdulillah hasilnya lumayan," ujarnya.
Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyoe Liluk Winarto mengatakan, DPRD mengapresiasi penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang. Pemkot telah menyediakan kebutuhan bagi pasien dan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat umum dan di setiap kelurahan.
"Kami juga mendukung penerapan Perwal 57/2020 tentang pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat," tambahnya saar memberikan pemaparan pada sidang paripurna.
Di samping memberikan apresiasi kepad Pemkot, sambung Liluk para wakil rakyat juga mengingatkan perlunya meningkatkan penertiban kedisiplinan protokol kesehatan dan terus memantau kondisi masyarakat yang terdampak pandemi.
"Warga terdampak perlu dibantu baik bantuan tunai, pokok, maupun padat karya," ucapnya. (eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/ilustrasi-virua-corona.jpg)