Berita Pati
62 Ribu UMKM Pati Diajukan untuk Menerima BLT
Sebagai bagian dari penanganan pandemi Covid-19, pemerintah telah meluncurkan bantuan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM).
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, PATI - Sebagai bagian dari penanganan pandemi Covid-19, pemerintah telah meluncurkan bantuan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM).
Di antaranya ialah Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta bagi pelaku UMKM.
Di Kabupaten Pati 62 ribu UMKM telah diajukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM (Dinkop UMKM) untuk mendapatkan bantuan ini.
• Bersikukuh Tisu di Mobilnya Adalah Masker, Oknum Advokat Menolak Denda Protokol Kesehatan
• Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Kendal Hari Ini, Kamis 17 September 2020
• Prakiraan Cuaca di Wilayah Kabupaten Kendal Kamis 17 September 2020, Cerah Berawan
• Update Virus Corona Kabupaten Batang Kamis 17 September 2020, Total Kasus Tembus 310 Orang
"Bantuan Rp 2,4 juta ini memang strategi pemerintah dalam menumbuhkan dan mempertahankan pelaku usaha mikro," ucap Kabid UMKM pada Dinkop UMKM Pati, Hendri Kristianto, di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (16/9/2020).
Kristianto menyebut, bantuan ini merupakan bentuk hibah, bukan pinjaman modal.
"Jadi (pelaku UMKM) tidak perlu mengembalikan, tidak ada potongan sekecil apapun," ujar dia.
• Prakiraan Cuaca BMKG Kabupaten Batang, Kamis 17 September 2020 Cerah Berawan Sepanjang Hari
• Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Kamis 17 September 2020
• Prakiraan Cuaca di Tegal Raya Hari Ini Kamis 17 September 2020, Sepanjang Hari Cerah
Terkait bantuan ini, lanjut Kristianto, pihaknya hanya bertugas mendaftar pelaku UMKM dan menyampaikan daftar tersebut ke Kementerian Koperasi UMKM.
"Jadi kami tidak ada kewenangan untuk memverifikasi tentang siapa yang mendapatkan itu," kata dia.
Hingga pendaftaran bantuan ditutup pada minggu kedua September, Dinkop UMKM mengajukan 62 ribu lebih pelaku UMKM yang ada di Pati.
"Kami berharap, dari kuota 13 juta se-Indonesia, dari Kabupaten Pati yang kami usulkan bisa terakomodasi semua," tandas dia. (Mazka Hauzan Naufal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/kabid-umkm-dinkopukm-kabupaten-pati.jpg)