Berita Banjarnegara

Berkenalan dengan Ocsi, Anjing Pelacak Polres Banjarnegara yang Punya Kemampuan SAR

Musim penghujan melahirkan potensi bencana alam. Tidak terkecuali di Kabupaten Banjarnegara yang mayoritas wilayahnya perbukitan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Anjing-anjing pelacak untuk membantu tugas anggota Polisi Polres Banjarnegara. 

TRIBUN-PANTURA.COM, BANJARNRGARA-Musim penghujan melahirkan potensi bencana alam.

Tidak terkecuali di Kabupaten Banjarnegara yang mayoritas wilayahnya perbukitan sehingga rawan longsor. 

Untuk menindak lanjuti bencana alam yang kerap kali terjadi,  Polres Banjarnegara menyiapkan anjing pelacak yang punya keahlian khusus Search and Rescue (SAR) untuk membantu mengevakuasi korban.

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifrianto, melalui Kasat Shabara AKP. Agustinus mengatakan, Polres Banjarnegara memiliki seekor anjing yang punya keahlian SAR.

Korban Pemukulan saat Salat di Kabupaten Tegal Masih Trauma Beribadah di Mushala

Musim Hujan Datang, Waspada Klaster Pengungsian Jadi Penularan Virus Corona

Pemkab Batang Gencarkan Program Zero Covid-19, Pasien Isolasi Mandiri Dapat Rp 1 Juta per Bulan

Unjuk Rasa Penolakan UU Cipta Kerja di Kabupaten Tegal Tanpa Kericuhan, Bupati Temui Peserta Aksi

Namanya Ocsi, anjing berjenis kelamin jantan itu bukanlah anjing biasa.

Satwa itu memiliki keahlian khusus yang tak dimiliki anjing pada umumnya.

Ocsi mampu mencari mayat yang tertimpa reruntuhan atau terbenam dalam tanah dengan kelebihan daya ciumnya.

"Anjing ini punya daya cium yang luar biasa, bisa dengan cepat menentukan di mana bau berasal dan menunjukkan di mana harus menggali bila ada mayat yang tertimbun tanah," katanya.

Anjing berusia 4 tahun berjenis German Shepherd ini pun sudah bersertifikat SAR Cadaver.

Anjing ini sengaja didatangkan dari Mabes Polri untuk membantu tugas-tugas Kepolisian di Banjarnegara

"Karena wilayah Banjarnegara yang sering terjadi Bencana longsor"ujarnya.

Selain Ocsi, sambung Agus, Polres Banjarnegara juga memiliki Anjing lain dengan kemampuan berbeda yang disiapkan untuk mengurai massa dan pelacak narkoba

Buffy namanya. Anjing betina berusia dua tahun jenis Rottweiler itu disiagakan untuk mengurai massa.

Satu Perawat Puskesmas Kabupaten Batang Dinyatakan Positif Covid-19

Update Virus Corona di Kabupaten Tegal Kasus Covid-19 Bertambah 57 Orang, Tiga Meninggal Dunia

Berpura-pura Mendukung Aksi Demonstrasi Seorang Pria Menyusup Membawa Senjata Tajam

Tol di Atas Awan Jadi Pembangkit Perekonomian Mikro Warga Desa di Kecamatan Bawang Batang

Sementara Rocky , anjing betina jenis Belgian yang masih berusia setahun, disiapkan untuk melacak narkoba.

Agus mengatakan, Rocky saat ini masih proses pelatihan. Nantinya anjing itu akan disiapkan untuk membantu tugas polisi dalam pengungkapan kasus narkoba.

"Anjing ini dipersiapkan khusus untuk melacak narkoba, kita datangkan pelatih khusus untuk melatih, untuk bisa dipakai paling tidak sampai tiga bulan," ucap Agus.

Aipda Tomi WR bersama Brigadir Ardi Susilo didapuk sebagai pawang pada saat pelaksanaan tugas. (Aqy)

Sumber: Tribun Pantura
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved