Rabu, 3 Juni 2026

Berita Banjarnegara

Guru Wiyata di Banjarnegara Sulap Ruang Tamu Jadi Perpustakaan

Pandemi Covid 19 tak menghalangi semangat anak-anak di dusun terpencil Desa Glempang Kecamatan Mandiraja Banjarnegara.

Tayang:
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Rival Almanaf
Istimewa
Perpustakaan mini bernama Taman Baca Kartini ini di desa Glempang, Mandiraja Banjarnegara manfaatkan ruang tamu 

TRIBUN-PANTURA.COM, BANJARNEGARA -Pandemi Covid 19 tak menghalangi semangat anak-anak di dusun terpencil Desa Glempang Kecamatan Mandiraja Banjarnegara.

Di ruang tamu milik Muji, beberapa anak tampak sibuk membaca buku.

Meski desa mereka bukan zona merah penyebaran Covid 19, anak-anak itu tetap mengenakan masker guna mematuhi protokol kesehatan.

Ada Kenaikan Kasus, Kapasitas Ruang Isolasi di RSUD Karanganyar Masih Aman

Polisi Sebut Ada Mobil Pemasok Batu dan Bom Molotov dalam Demonstrasi Penolakan UU Cipta Kerja

Sempat Dikira Kebakaran Operasional PT Solusi Bangun Indonesia (Holcim) Cilacap Ternyata Gangguan

Perpustakaan mini bernama Taman Baca Kartini ini seperti jadi pengobat rindu bagi para siswa yang ingin segera bersekolah. Beruntung, di desa ini, masih ada orang-orang yang peduli terhadap pendidikan anak.

Belajar tak mengenal waktu dan tempat. Saat sekolah dikosongkan, ruang belajar bisa berpindan ke tempat lain, semisal rumah.

Bagi Muji, Guru Wiyata Bhakti, SD N 4 Desa Glempang, ruang tamu bahkan disulap menjadi perpustakaan.

Hari itu, Jumat (10/10) terasa spesial karena kegiatan anak-anak juga mendapatkan pendampingan dari Kasat Binmas AKP Rusmiyatun, bersama anggota dan
Bhabinkamtibmas Desa Glempang, Mandiraja Bripka Agung Ristiyanto.

"Kami berikan motivasi kepada Bhabinkamtibmas Bripka Agung Ristiyanto di Desa binaannya sebagai perintis berdirinya Taman Baca Kartini,"katanya, Sabtu (10/10)

Rusmiyatun mengatakan, melalui kunjungan itu, pihaknya ingin memberikan semangat belajar kepada anak-anak Desa Glempang. Kegiatan ini sekaligus untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat dengan tajuk Polisi Sahabat Anak.

Heboh Perempuan di Kokrosono Semarang Lempari Pemotor dan Injak Kaki Anggota Satpol PP

Wayang Suket Purbalingga Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Bukan Benda, Ini Keunikannya

Puluhan Jabatan Struktural di Lingkungan Pemkab Batang Belum Terisi

Jadwal Pelayanan Donor Darah PMI Kota Semarang Sabtu 10 Oktober 2020 Buka di Lima Lokasi

Selain memberikan semangat belajar, pihaknya juga memberikan pemahaman bahaya virus corona dan cara pencegahannya, semisal dengan belajar mencuci tangan yang baik dan benar.

Pihaknya juga menyumbang buku bacaan anak untuk nenambah koleksi perpustakaan.

"Jangan patah semangat walaupun di desa terpencil, semangat belajar, siapa tau nannti ada yang jadi bupati bahkan presiden,"kata Rusmiyatun memotivasi.(*)

Sumber: Tribun Pantura
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved