Berita Pekalongan
Moklar Warga Petungkriyono, Hilang Di Sungai Sokokembang
Moklar (47) warga Dukuh Tinalum, Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dikabarkan hilang.
TRIBUN-PANTURA.COM, KAJEN - Moklar (47) warga Dukuh Tinalum, Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dikabarkan hilang saat mancing di Sungai Sokokembang, Petungkriyono, Rabu (21/10/2020).
Rojiin (33) warga Desa Kayupuring saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan adanya orang hilang saat memancing di Sungai Sokokembang.
"Betul mas, ada orang hilang di Sungai Sokokembang saat memancing. Orang yang hilang namanya Moklar, warga Desa Kayupuring," kata Rojiin, Kamis (22/10/2020).
Baca juga: Hewan Dilindungi Kera Owa Jawa Milik Warga Semarang Lepas di Pemukiman, BKSDA Jateng Turun Tangan
Baca juga: Update Covid-19 di Kabupaten Pekalongan Kamis 22 Oktober 2020, Wiradesa Paling Tinggi
Baca juga: Berikut Prakiraan Cuaca BMKG di Pekalongan Raya, Kamis 22 Oktober 2020
Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kajen Kabupaten Pekalongan Hari Ini, Kamis 22 Oktober 2020
Menurutnya, informasi adanya orang hilang memancing ini berdasarkan laporan dari keluarga.
"Berdasarkan keterangan istri korban, korban berangkat memancing ke Sungai Sokokembang di lokasi Kedung Sepingit, dari Rabu (21/10/2020) siang membawa sepeda motor. Hingga sampe malam, korban belum pulang, sehingga istrinya mencari dan menginformasikan ke warga," ujarnya.
Mendapatkan laporan tersebut, akhirnya warga meninjau lokasi tempat biasa korban memancing.
"Setelah warga sampai di lokasi, memang benar ada sepeda motor korban dan sandalnya di pinggir Jalan Raya Doro-Sokokembang," imbuhnya.
Kemudian, warga menyusuri lokasi sungai yang dijadikan untuk memancing korban dan ternyata lokasi sangat berbahaya karena curam dan kedalaman sungai juga dalam serta extrim.
Bahkan, untuk sampi ke titik tempat korban biasa mancing di sungai sangat sulit sekali.
"Warga sudah mencari korban hingga tengah malam namun tidak ketemu, demi keamanan sehingga pencarian dihentikan. Selain itu juga, kondisi sungai juga tinggi dan arus deras karena sore turun hujan lebat," tandasnya.
Jiin menambahkan, hari ini warga bersama tim gabungan melakukan operasi pencarian lagi di pinggir Sungai Sokokembang.
Baca juga: Umi Azizah: Pejabat Eselon Dua Harus Miliki Pemikiran Think Beyond.
Baca juga: TMMD di Kota Tegal Rampungkan Pembangunan Saluran U-Ditch Sepanjang 283 Meter
Baca juga: Jadwal Samsat Keliling Kota Tegal Kamis 22 Oktober, Buka di Polsek Tegal Barat dan 7 Tempat Lainnya
"Kami juga sudah melaporkan kejadian ini ke koramil, polsek, dan kecamatan. Siang ini tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI, SAR Kabupaten Pekalongan, dan warga melakukan pencarian," tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo saat dihubungi Tribunjateng.com membenarkan informasi tersebut.
"Saat ini tim masih dalam perjalanan menuju Petungkriyono," katanya. (Dro)