Breaking News:

Bisnis dan Keuangan

Rincian UMK di Jateng Bila Tak Ada Kenaikan pada 2021, Kota Semarang Teratas Wonogiri Terendah

Berikut Rincian UMK di Jateng Bila Tak Ada Kenaikan pada 2021, Kota Semarang Teratas Wonogiri Terendah

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: yayan isro roziki
kolase tribun lampung
Ilustrasi upah minimum kabupaten/kota (UMK) untuk pekerja. 

TRIBUNPANTURA.COM, SEMARANG - Berikut rincian besaran umpah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jateng pada 2021 bila tak ada kenaikan upah.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, telah mengirimkan Surat Edaran (SE) kepada gubernur di seluruh Indonesia terkait upah minimum.

Dalam SE Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum 2021 pada Masa Pandemi Covid-19 ini, menetapkan upah minimum tidak naik.

Baca juga: Kontorversi Karikatur Nabi Muhammad, Media Iran Gambarkan Presiden Macron sebagai Iblis

Baca juga: Juventus vs Barcelona: Difavoritkan Menang, Misi Sulit Messi dkk Tundukkan Anak Asuh Pirlo

Baca juga: Begini Skenario Pengelola Objek Wisata Guci Kendalikan Membludaknya Pengunjung saat Libur Panjang

Baca juga: Pelayanan Samsat di Kabupaten Tegal Tetap Buka Saat Libur Panjang

Hal itu diputuskan dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian di tengah pandemi virus corona.

Artinya, besar kemungkinan upah minimum provinsi (UMP) dan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tidak berbeda dengan tahun lalu.

Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Jawa Tengah, Aulia Hakim, menegaskan jika upah Jateng tidak naik tahun ini, artinya Jateng masih peringkat nomor dua daerah dengan upah paling rendah.

"Jika peningkatan upah nol persen, artinya, upah buruh di Jateng makin terpuruk," kata Aulia kepada Tribunpantura, Rabu (28/10/2020).

Padahal, kata dia, di saat pandemi ini justru ada peningkatan upah signifikan lantaran ada tambahan kebutuhan. Semisal membeli masker, hand sanitizer, dan alat pelindung diri lainnya supaya terhindar dari paparan covid.

Selain itu, adanya kenaikan upah juga dinilai agar Indonesia terhindar dari jurang resesi semakin dalam. Dengan meningkatnya upah buruh, perputaran uang untuk menggerakan roda perekonomian semakin tinggi.

"Jika pemerintah tidak menaikan upah, itu justru terbalik dengan kondisi pandemi ini. Seharusnya upah tahun ini ada kenaikan," tandasnya.

Tahun lalu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menetapkan UMP sebesar Rp 1,742 juta. Ada penambahan 8,51 persen dibandingkan tahun 2019.

Perhitungan upah minimum itu mengacu pada inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,51 persen.

Besaran UMK pun tidak boleh kurang dari UMP. Dari 35 kabupaten/kota di Jateng, UMK 2020 yang tertinggi yakni Kota Semarang sebesar Rp 2.715.000. Sedangkan terendah adalah Kabupaten Banjarnegara Rp 1.748.000.

Ini daftar besaran upah minimum kabupaten/ kota di Jateng:

  • 1. Kota Semarang: Rp 2.715.000
  • 2. Kabupaten Demak: Rp 2.432.000
  • 3. Kabupaten Kendal: Rp 2.261.775
  • 4. Kabupaten Semarang: Rp2.229.880
  • 5. Kota Salatiga: Rp 2.034.915
  • 6. Kabupaten Grobogan: Rp 1.830.000
  • 7. Kabupaten Blora: Rp 1.834.000
  • 8. Kabupaten Kudus: Rp 2.218.451
  • 9. Kabupaten Jepara: Rp 2.040.000
  • 10. Kabupaten Pati: Rp 1.891.000
  • 11. Kabupaten Rembang: Rp 1.802.000
  • 12. Kabupaten Boyolali: Rp 1.942.500
  • 13. Kota Surakarta: Rp 1.956.200
  • 14. Kabupaten Sukoharjo: Rp 1.938.000
  • 15. Kabupaten Sragen: Rp 1.815.914
  • 16. Kabupaten Karanganyar: Rp 1.989.000
  • 17. Kabupaten Wonogiri: Rp 1.797.000
  • 18. Kabupaten Klaten: Rp 1.947.821
  • 19. Kota Magelang: Rp 1.853.000
  • 20. Kabupaten Magelang: Rp 2.042.000
  • 21. Kabupaten Purworejo: Rp 1.845.000
  • 22. Kabupaten Temanggung: Rp 1.825.200
  • 23. Kabupaten Wonosobo: Rp 1.859.000
  • 24. Kabupaten Kebumen: Rp 1.835.000
  • 25. Kabupaten Banyumas: Rp 1.900.000
  • 26. Kabupaten Cilacap: Rp 2.158.327
  • 27. Kabupaten Banjarnegara: Rp 1.748.000
  • 28. Kabupaten Purbalingga: Rp 1.940.800
  • 29. Kabupaten Batang: Rp 2.061.700
  • 30. Kota Pekalongan: Rp 2.072.000
  • 31. Kabupaten Pekalongan: Rp 2.018.161
  • 32. Kabupaten Pemalang: Rp 1.865.000
  • 33. Kota Tegal: Rp 1.925.000
  • 34. Kabupaten Tegal: Rp 1.896.000
  • 35. Kabupaten Brebes: Rp 1.807.614.(mam)

Baca juga: Berikut Syarat, Cara Mendaftar, Cara Mengecek, Hingga Cara Mencairkan Dana BLT UMKM

Baca juga: Ini 13 Nama Lolos Seleksi Administrasi Calon Sekda Jateng

Baca juga: Update Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, Rabu 28 Oktober 2020

Baca juga: Pernah Jadi Korban, Kini Dua Pemuda di Purbalingga Justru Menjadi Pelaku Penyebaran Uang Palsu

Sumber: Tribun Pantura
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved