Berita Banyumas
Update Banjir Banyumas, Ratusan Warga Kemranjen Masih Mengungsi
Hujan deras yang berlangsung beberapa hari di wilayah Kabupaten Banyumas mengakibatkan bencana longsor dan banjir di beberapa wilayah.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, BANYUMAS - Hujan deras yang berlangsung beberapa hari di wilayah Kabupaten Banyumas mengakibatkan bencana longsor dan banjir di beberapa wilayah, salah satunya di wilayah Kecamatan Kemranjen.
Adapun desa-desa yang terdampak banjir di Kecamatan Kemranjen adalah di Desa Sirau,
dengan ketinggian air 1 meter sampai 1.5 meter.
Air memasuki rumah warga tepatnya di Grumbul Pacarmalang RT 1 sampai 4 di RW 8 yang dihuni 120 KK.
Baca juga: Setelah Meminta Diantar ke Hotel Gadis 18 Tahun Menikam Driver Go Car di Cilacap
Baca juga: Mandi Air Panas Tertutup di Objek Wisata Guci di Masa Pandemi Hanya Rp 5 Ribu
Baca juga: Update Banjir Kroya Cilacap, Ribuan Jiwa Masih Mengungsi
Baca juga: Penjelasan Polisi Soal Video Viral Jenazah Dibawa Menggunakan Sepeda Motor di Boyolali
Kemudian di Desa Grujugan membanjiri area pesawahan dan yang memasuki rumah warga tepatnya di grumbul Sahwuluh RT 1 RW 1 RT dihuni sekitar 20 KK dengan ketinggian air 30 centimeter.
Sebagian warga sementara mengungsi
di Masjid Baitul Mustaqim.
Pemkab Banyumas segera mendirikan dapur umum untuk membantu warga yang kesulitan.
Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Banyumas, Heriana Ady Candra mengatakan bahwa dapur umum berada di Desa Grujugan Kecamatan Kemranjen.
Pramuka Peduli bekerjasama bersama dengan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Banyumas dan Tagana Kabupaten Banyumas.
"Lokasi Dapur Umum ada di Halaman Masjid Baiturrahman Desa Sirau Kecamatan Kemranjen.
Dapur umum ini, akan melayani dua desa yakni Desa Sirau dan Desa Grujugan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (30/10/2020).
Ady Chandra menambahkan untuk tahap awal, personel yang akan bertugas sebanyak 7 anggota.
Baca juga: Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Pengajuan BLT UMKM Kamu Tidak Ditolak
Baca juga: Berikut Jadwal Samsat Online Keliling di Demak, Jumat, 30 Oktober 2020
Baca juga: BREAKING NEWS: Kecelakaan di Jalan Majapahit Kota Semarang, Seorang Tukang Becak Bermotor Meninggal
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Akhir Pekan Ini, Ada Duel Panas Manchester United vs Arsenal
Mereka akan bertugas mulai Kamis (29/10/2020) sampai Minggu (1/11/2020) mereka akan bertugas selama 4 hari.
"Sedangkan anggota lintas ganti berikutnya, hari Senin - Kamis, 2 - 5 November 2020 sudah disiapkan oleh Pramuka Peduli Kwarran Sumpiuh," lanjutnya.
Hal tersebut dilakukan karena banyak bencana yang dihadapinya masyarakat, diberbagai tempat sehingga perlu pembagian tugas. (Jti)