Penanganan Corona
Pemerintahan Boris Johnson Kembali Terapkan Lockdown, Bagaimana Nasib Liga Inggris?
Pemerintahan Boris Johnson Kembali Terapkan Lockdown, Bagaimana Nasib Liga Inggris?
TRIBUNPANTURA.COM - Bagaimana nasib kelanjutan English Premier League (EPL) alias Liga Inggris, setelah pihak berwenang menyatakan Inggris kembali menerapkan lockdown?
Inggris kembali menerapkan lockdown nasional setelah kasus terinfeksi virus corona melonjak mencapai satu juta lebih.
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengumumkan kebijakan tersebut berlangsung mulai Kamis (5/11/2020) hingga Rabu (2/12/2020).
Baca juga: Kematian Aktor Pemeran James Bond, Keluarga: Sean Connery Meninggal dalam Tidurnya
Baca juga: Burnley vs Chelsea: Ziyech Moncer Cetak Gol dan Assits, Mendy Cleansheet Lagi
Baca juga: Cerita Pria 61 Tahun dengan 120 Istri dan 28 Anak, Tambon Menikah di Tiap Tempat yang Dikunjungi
Baca juga: Kisah Pilu Bumil di Lampung, Mau Melahirkan Ditolak 4 Rumah Sakit, Rapid Test Dinyatakan Covid-19
Gelombang kedua virus corona memakasa Inggris kembali lockdown demi menekan angka penyebaran Covid-19.
Akan tetapi, Boris Johnson memastikan bahwa Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, tetap berlangsung secara tertutup.
"Saya bisa mengatakan 'ya' untuk Premier League," ujar Boris Johnson saat ditanya apakah Premier League tetap dilanjutkan atau tidak.
Pernyataan Boris Johnson itu dibenarkan oleh Sekretaris Negara Bidang Digital, Budaya, Media dan Olahraga Inggris, Oliver Dowden.
Lewat media sosial Twitternya, Oliver Dowden menegaskan pertandingan olahraga tingkat atas tidak akan terdampak kebijakan lockdown.
"Perubahan berarti orang harus bekerja dari rumah jika memungkinkan," tulis Oliver Dowden.
"Akan tetapi, jika tak memungkinkan, perjalanan ke tempat kerja akan diizinkan."
"Misalnya, ini termasuk (tetapi tidak menyeluruh) olahraga elite yang dimainkan secara tertutup, produksi film dan TV, serta pekerja telekomunikasi."
Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Inggris telah menerima informasi bahwa Premier League tetap dilanjutkan.
Namun, mereka saat ini sedang memastikan dampak kebijakan lockdown terhadap laga sepak bola non-elit di Inggris.
"Kami membenarkan pengumuman pemerintah hari ini tentang pembatasan Covid-19 dan menunggu informasi lebih lanjut sebelum kami dapat mengonfirmasi kebijakan ini bisa memengaruhi sepak bola non-elit di Inggris," tulis FA di akun Twitter mereka.
Adapun pelatih Liverpool Juergen Klopp mengapresiasi kebijakan pemerintah Inggris yang tak menangguhkan kompetisi Premier League untuk kedua kalinya.
"Ini jelas yang kami inginkan dan saya pikir kami sudah membuktikan bahwa sistem bubble ini tetap aman," kata Juergen Klopp.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/ilustrasi-liga-inggris-alias-english-premier-league-epl.jpg)