Berita Tegal
RSUD Kardinah Kota Tegal Minta Masyarakat yang Berobat Harus Jujur
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah Kota Tegal, mengimbau masyarakat yang berobat untuk jujur kepada petugas tenaga medis.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Rival Almanaf
TRIBUN-PANTURA.COM, TEGAL - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah Kota Tegal, mengimbau masyarakat yang berobat untuk jujur kepada petugas tenaga medis.
Hal itu menjadi upaya untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 corona atau Covid-19 di semasa pandemi.
Kabag Umum RSUD Kardinah, Heri Eko Purnomo mengatakan, pernah ada masyarakat yang tidak jujur saat ditanyai oleh petugas medis.
Baca juga: Personil JKT48 Aurellia Dipanggil Polisi untuk Kasus Asusila
Baca juga: Tidak Hanya Mencuri Burung Senilai Rp 16 Juta, Pemuda di Solo Juga Bacok Korbannya
Baca juga: Pemkot Tegal Diminta Terapkan PSBM Karena Covid-19 Terus Melonjak
Padahal saat itu pasien sudah dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 satu rumah sakit.
Pasien menyampaikan berstatus terkonfirmasi Covid-19 seusai mendapat tindakan dari tenaga medis.
Heri mengatakan, ketidakjujuran masyarakat saat berobat beresiko akan terjadinya penyebaran Covid-19.
Terutama bagi para tenaga medis yang sedang melakukan penanganan.
"Kami berharap pasien memberikan keterangan sejujurnya kepada petugas medis. Karena ini beresiko ke semuanya. Bukan cuma pasiem tapi juga tenaga medis yang menangani," kata Heri kepada tribunjateng.com, Kamis (12/11/2020).
Heri mengatakan, cukup sering ditemui masyarakat yang tidak jujur saat ditanyai tenaga medis.
Sudah lebih dari tiga orang.
Ia mengatakan, biasanya masyarakat tidak jujur karena khawatir lama mendapatkan pelayanan dan tindakan.
Namun ia tidak membenarkan itu.
Menurut Heri, masyarakat yang habis berpergian dari luar kota maupun telah dinyatakan positif tetap akan segera mendapatkan pelayanan.
Tentunya sesuai dengan prosedur pelayanan Covid-19.
Baca juga: Seorang Pasien Covid-19 Kabur, DKK Salatiga Minta RSPAW Perketat Pengawasan
Baca juga: Masih Ada 2.875 Anak Tidak Sekolah di Temanggung
Baca juga: Bupati Batang Berencana Tempatkan Alat Cetak Dokumen Kependudukan di Tiap Desa
Ia mengatakan, bagi pasien yang masuk ke IGD tetap akan di screening terlebih dahulu.
Jika pasien ada riwayat berpergian dari daerah zona merah, maka akan diperiksa di ruang terpisah yang sudah disediakan.
"Dalam situasi pandemi seperti sekarang, kita butuh ketelitian. Masyarakat juga harus memahami jika ini masa pandemi. Jadi tidak perlu khawatir tidak ditangani dengan cepat," ungkapnya. (fba)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pantura/foto/bank/originals/rsud-kardinah-tegal.jpg)